Pixel Code jatimnow.com

Bupati Ipuk Salurkan Insentif Rp 7,2 Miliar Pada Guru PAUD dan TK

Editor : Redaksi
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menyalurkan Insentif pada Guru PAUD dan TK secara simbolis (Foto: Humas Pemkab Banyuwangi)
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menyalurkan Insentif pada Guru PAUD dan TK secara simbolis (Foto: Humas Pemkab Banyuwangi)

Banyuwangi - Senyum Tiffani Wahyu merekah saat mengetahui bahwa insentif bagi guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Taman Kanak-kanak (TK) Pemkab Banyuwangi sudah cair.

Guru PAUD Citra Bangsa Desa Bubuk, Kecamatan Rogojampi itu bersyukur atas program yang dicanangkan Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani tersebut.

"Senang sekali rasanya, mau lebaran, insentifnya cair. Matur nuwun (terima kasih)," ungkap Tiffani saat menerima bantuan tersebut secara simbolis dari Bupati Ipuk di SDN 1 Desa Aliyan, Kecamatan Rogojampi, Rabu (20/4/2022).

Banner Morula IVF Landscape

Guru yang telah mengajar lima tahun itu mengapresiasi program insentif tersebut. Sebelumnya dia hanya menerima gaji dari sekolah saja.

"Ini menjadi penyemangat bagi kami untuk memberikan yang terbaik bagi anak-anak didik kami," tutur dia.

Sementara Bupati Ipuk menyebutkan bahwa total insentif tahun ini mencapai Rp7,2 miliar untuk 1.200 penerima.

"Tentu mohon jangan dilihat nominalnya, karena pastinya tidak bisa dibandingkan dengan jasa para guru semuanya. Kami berterima kasih kepada para guru yang telah bekerja luar biasa mendidik anak-anak kita tanpa lelah, untuk memberikan bekal terbaik bagi mereka," ujar Ipuk.

Bagi Ipuk, dedikasi guru PAUD dan TK selama ini sangat luar biasa. Oleh karena itu, sejak awal menjabat pada tahun lalu, dia mencanangkan program insentif.

"Sekali lagi, tentu insentif ini tidak sebanding dengan pengorbanan para guru PAUD dan TK selama ini. Kami mohon maaf dan akan berupaya menambah sesuai dengan kemampuan fiskal daerah ke depan," tambah dia.

Pelaksanan tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banyuwangi, Suratno menjelaskan, insentif yang disalurkan tersebut ditujukan kepada guru PAUD dan TK non-ASN serta belum menerima sertifikasi.

"Insentif yang diberikan sebesar Rp500 ribu per bulan. Pada pencairan termin pertama ini diserahkan langsung untuk tiga bulan periode Januari-Maret. Sehingga setiap orang menerima Rp 1,5 juta," urai Suratno.

Suratno melanjutkan, untuk penyerahan insentif kali ini terdapat penambahan penerima sebanyak 50 orang dari tahun sebelumnya yang hanya 1.150 orang.

"Penerimanya ini ada yang sama dengan tahun lalu, ada juga yang baru. Misalnya, ada yang sudah pensiun atau telah menerima sertifikasi, kita ganti dengan guru lain yang memenuhi syarat namun belum mendapatkan insentif," urainya.

Loading...

Para penerima insentif tersebut, lanjut Suratno, telah sesuai dengan persyaratan yang diatur di dalam Undang-undang (UU) Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen.

"Kriteria guru penerima insentif adalah non ASN dan harus S1. Lalu, belum menerima sertifikasi pendidikan Tunjangan Profesi Pendidik (TPP) dan aktif mengajar yang ditandai masuk dalam data pokok pendidikan (dapodik)," pungkasnya.

Loading...