Pixel Code jatimnow.com

Mas Dhito Minta 698 Guru Penerima SK PPPK di Kediri Semangat Layani Masyarakat

Editor : Narendra Bakrie Reporter : Yanuar Dedy
Mas Dhito menyerahkan SK PPPK di Convention Hall SLG (Foto: Humas Pemkab Kediri/jatimnow.com)
Mas Dhito menyerahkan SK PPPK di Convention Hall SLG (Foto: Humas Pemkab Kediri/jatimnow.com)

Kediri - Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana (Mas Dhito) menyerahkan Surat Keputusan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (SK PPPK) kepada 698 Guru Tahap 1 Tahun 2021 di Lingkungan Pemkab Kediri, Rabu (20/4/2022).

Mas Dhito meminta para guru penerima SK PPPK itu semangat melayani masyarakat di bidang pendidikan.

Dalam penyerahan SK PPPK guru di Convention Hall Simpang Lima Gumul itu, Mas Dhito mengajak semua guru yang telah masuk PPPK untuk mendoakan guru honorer yang belum lolos seleksi, agar segera menyusul dan masuk formasi PPPK.

Banner Morula IVF Landscape

"Saya minta untuk sejenak mendoakan seluruh teman-teman yang masih belum masuk ke dalam formasi PPPK kita doakan semoga semua guru-guru honorer tersebut bisa masuk ke dalam formasi dan mendapatkan kehidupan yang layak," pinta Mas Dhito.

Menurut Mas Dhito, untuk mendukung rencana pembangunan nasional, Pemkab Kediri tidak bisa berjalan sendiri. Dia meminta mereka agar terus semangat melayani masyarakat di bidang pendidikan.

"Saya minta bahwa dalam menjalankan tugas sebagai ASN Pemerintahan Kabupaten Kediri itu harus punya dasar dalam hati, bahwa panjenengan itu bangga dalam melayani bangsa, khususnya rakyat Kabupaten Kediri," pesan Mas Dhito.

Untk diketahui, dari 698 PPPK guru pada tahap 1 yang telah menerima SK tersebut, terhitung akan masuk kerja mulai 28 April 2022. Mereka tersebar pada semua satuan pendidikan yang ada di Kabupaten Kediri, yaitu pada 36 SMP dan 448 SD.

Sementara Kepala Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Kediri, Mohamad Solikin menyampaikan, pada 2021, pemerintah membuka pendaftaran untuk pengadaan ASN dari unsur PPPK guna memenuhi kebutuhan guru.

Dalam kesempatan tersebut, Kabupaten Kediri mendapatkan alokasi formasi dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) sebanyak 1.054 jabatan guru yang bersumber dari PPPK.

"Dari formasi yang ditawarkan terdapat 2.726 pendaftar dan setelah seleksi administrasi dan kompetensi yang diselenggarakan panitia nasional Kemendikbud Ristek dinyatakan lulus dan diterima sebanyak 698 untuk tahap 1," bebernya.

Kemudian untuk tahap kedua yang dinyatakan lulus dan diterima menjadi PPPK sebanyak 253 guru. Mereka yang masuk tahap kedua saat ini masih dalam proses pemberkasan di kantor regional 2 Surabaya guna penetapan nomor induk PPPK dan penerbitan pertimbangan teknis atau teknis sebagai dasar penetapan pengangkatannya oleh pembina kepegawaian.

"Dari tahap 1 dan 2 dari formasi 1.054 orang telah terpenuhi sebanyak 951 orang, yakni 698 formasi tahap 1 dan 253 pada tahap 2 sehingga keseluruhan masih tersisa atau kurang 103 orang," urainya.

Loading...

Adapun kekurangan 103 guru PPPK tersebut, Solikin berharap pemerintah melalui Kementerian PAN-RB dapat mengeluarkan kebijakan untuk membuka seleksi tahap ketiga.

(ADV)

Loading...