Pixel Code jatimnow.com

Ramadan Now

Jasa Tirta I Bagikan Santunan pada Dua Yayasan Panti Asuhan di Malang

Editor : Zaki Zubaidi Reporter : Galih Rakasiwi
Pemberian santunan PJTI kepada anak yatim. (Foto: PJT I to jatimnow.com)
Pemberian santunan PJTI kepada anak yatim. (Foto: PJT I to jatimnow.com)

Malang - Bulan Ramadan merupakan saat yang tepat bagi umat muslim untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Di bulan yang penuh berkah, Perum Jasa Tirta (PJT) I merayakannya secara sederhana dengan berbagi bersama dua yayasan panti asuhan.

Perusahaan BUMN pengelola sumber daya air itu mengundang Yayasan KNDJH Malang dan Yayasan Al Khaff Jabung. Selain pemberian santunan, kegiatan juga diisi dengan pemberian zakat maal karyawan melalui BAZNAS Kota Malang.

Kegiatan tersebut ditutup dengan tausiyah tentang keistimewaaan Nuzulul Quran dan Bulan Ramadan.

Banner Morula IVF Landscape

Direktur Keuangan, Pengelolaan, dan Manajemen Risiko PJT I, Mukhamad Taufiq menyampaikan rasa syukurnya bahwa kegiatan dapat terlaksana setelah sebelumnya tidak dilaksanakan selama dua tahun karena pandemi Covid-19.

“Alhamdulilah tahun ini kita dapat melaksanakan kegiatan dengan tetap menerapkan prokes dan jumlah undangan terbatas,” ujarnya, Sabtu (23/4/2022).

Untuk menjaga prokes, pihaknya juga menyiasati dengan melaksanakan kegiatan secara hybrid (daring dan luring). Hal itu dilakukan untuk meminimalkan jumlah yang hadir.

Adapun kegiatan penggalangan dana yang dilakukan oleh Badan Pembina Dakwah Islam (BPDI) PJT I berhasil mengumpulkan dana sebesar Rp24.650.000. Selain uang tunai bingkisan juga diberikan untuk seluruh adik-adik dari kedua yayasan.

PJT I juga menyerahkan zakat mal karyawan yang juga dititipkan melalui BPDI sebesar Rp27.430.775. Zakat kemudian diserahkan kepada BAZNAS Kota Malang.

Taufiq berharap agar perayaan Nuzulul Quran dan Ramadhan 1443 H dapat dimaknai oleh seluruh karyawan PJT I.

Loading...

"Semoga bisa membentuk pribadi tangguh yang menerapkan nilai AKHLAK (Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif) dengan dilandasi dengan ajaran Alquran," tutupnya.

Loading...