Pixel Code jatimnow.com

Mencicipi Sate Kuda, Kuliner di Kabupaten Jombang yang Diburu Pemudik

Editor : Arina Pramudita Reporter : Elok Aprianto
Menu sate kuda jadi andalan pemudik yang melintas di Kabupaten Jombang. (Foto: Elok Aprianto/jatimnow.com)
Menu sate kuda jadi andalan pemudik yang melintas di Kabupaten Jombang. (Foto: Elok Aprianto/jatimnow.com)

Jombang - Diyakini berkasiat mengobati berbagai macam penyakit dan untuk stamina, pemudik di kabupaten Jombang menjadikan sate kuda sebagai kuliner paling diburu.

Seperti menu sate kuda di Rumah Makan Mayar, yang terletak di Dusun Ngemplak, Desa Pagerwojo, Kecamatan Perak, Kabupaten Jombang.

Rumah makan yang berada tepat di jalan nasional Surabaya-Madiun ini, setiap harinya sibuk melayani pemudik yang memesan sate kuda sebagai menu andalan. Dalam 4 hari, rumah makan milik Wisnu Amir Mahmud (32) itu, mampu menghabiskan 20 kilogram daging kuda untuk diolah.

Banner Morula IVF Landscape

“Ini cocok untuk pemudik, agar staminanya terjaga dan tidak mudah lelah saat mudik lebaran,” ungkap Wisnu, saat ditemui di rumah makan miliknya, Rabu (27/4/2022).

Wisnu menyebut sejak malam 21 Ramadan, jumlah pengunjung terus bertambah. Untuk hari ini saja, ia sudah menjual 40 porsi sate kuda pesanan pemudik dari berbagai daerah yang melintas di Jombang.

“Peningkatan sekitar 40 persen pada saat arus mudik,” tambahnya.

Sate kuda digemari pemudik yang melintas di Kabupaten Jombang. (Foto: Elok Aprianto/jatimnow.com)Sate kuda digemari pemudik yang melintas di Kabupaten Jombang. (Foto: Elok Aprianto/jatimnow.com)

Rumah Makan Mayar yang buka sejak tahun 1997 mendapat suplai daging kuda dari luar Jawa. Hewan disembelih di Jombang untuk kemudian diolah oleh Wisnu.

“Kudanya asli Nusa Tenggara, dijagal di sini. Kudanya ini bukan sortir, jadi khusus untuk diambil dagingnya,” jelasnya.

Untuk mendapatkan menu unik ini, pengunjung tidak perlu merogoh kocek dalam-dalam. Hanya dengan Rp35 ribu saja, seporsi sate nikmat lengkap dengan nasi dan minumannya sudah bisa disantap.

“Harganya per porsi untuk 10 tusuk sate kuda dengan nasi putih, serta minumannya cuman 35 ribu rupiah,” tandasnya.

Loading...

Sementara itu, M. Faiz salah satu pemudik asal Nganjuk dengan tujuan Probolinggo, mengaku baru pertama kali mencicipi sate kuda.

“Ini baru pertama kali, makan ya. Rasanya enak, dagingnya empuk saat dikunyah. Dan yang penting buat nambah stamina buat perjalan mudik ke Probolinggo,” pungkasnya.

Loading...