Pixel Codejatimnow.com

Mudik dan Arus Balik Lebaran 2022, Penumpang KA di Jatim Capai 634.459

Editor : Arina Pramudita  Reporter : Zain Ahmad
Ilustrasi jatimnow.com
Ilustrasi jatimnow.com

Surabaya - KAI Daop 8 Surabaya mencatat, selama arus mudik dan balik Lebaran 2022, penumpang kereta api mencapai 634.459. Stasiun yang menjadi favorit penumpang yakni Stasiun Surabaya Gubeng.

"Dari data yang masuk hingga 12 Mei 2022, KAI Daop 8 Surabaya mencatat keberangkatan sebanyak 315.168 penumpang. Tiga stasiun keberangkatan tertinggi yakni Stasiun Surabaya Gubeng dengan 105.600 penumpang, Stasiun Surabaya Pasarturi 90.576 penumpang dan Stasiun Malang 42.446 penumpang," sebut Manajer Humas KAI Daop 8 Surabaya, Luqman Arif, Sabtu (14/5/2022).

Luqman mengatakan, untuk jumlah pelanggan yang datang di wilayah Daop 8 yakni sebanyak 319.251 penumpang, dengan stasiun pemberhentian favorit yakni Stasiun Surabaya Gubeng dengan 103.630 penumpang, Stasiun Surabaya Pasarturi 93.985 penumpang, dan Stasiun Malang 43.634 penumpang.

Selama 22 hari masa angkutan lebaran tahun ini, lanjut Luqman, KAI Daop 8 Surabaya mengoperasikan 878 perjalanan kereta api jarak jauh dengan kapasitas 531.437 tempat duduk.

Kemudian KAI Daop 8 telah menolak sebanyak 53 pelanggan karena tidak memenuhi persyaratan sesuai SE Kemenhub Nomor 39 dan 49 Tahun 2022.

Baca juga:
57 Orang Meninggal dalam 835 Kecelakaan di Jatim Selama Mudik-Balik Lebaran 2022

"Kami akan terus menjaga konsistensi penerapan disiplin protokol kesehatan dengan tegas, demi keselamatan dan kenyamanan kita semua," tegasnya.

Luqman menambahkan, berbagai upaya telah dilakukan oleh KAI Daop 8 Surabaya bersama stakeholder terkait dalam memberikan kemudahan bagi pelanggan melakukan mudik dan balik lebaran. Mulai dari layanan vaksin maupun RT-Antigen di 11 stasiun.

Baca juga:
Arus Mudik dan Balik Lebaran di Jatim Lancar Tanpa Hambatan Berarti

"Kemudian faktor keamanan dari TNI/Polri, fasilitas untuk mendukung protokol kesehatan, serta para petugas pokso dari pramuka dan komunitas KA yang turut terjun membantu pelayanan di stasiun," jelasnya.

Dengan dukungan dari berbagai pihak eksternal tersebut, masa angkutan lebaran di Daop 8 Surabaya selama 22 hari dapat terlaksana dengan selamat, nyaman, dan sehat. Para pelanggan juga tetap disiplin dan tertib dalam menerapkan protokol kesehatan saat berada di lingkungan stasiun maupun di atas kereta api.