Pixel Code jatimnow.com

Pembunuhan di Ngembal Pasuruan, Korban dan Mobilnya Dibuang ke Sumberpitu

Editor : Sofyan Cahyono Reporter : Moch Rois
Korban pembunuhan di Desa Ngembal, Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan.(Foto: Moch Rois)
Korban pembunuhan di Desa Ngembal, Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan.(Foto: Moch Rois)

Pasuruan - Kasus pembunuhan menggemparkan warga Desa Ngembal dan Sumberpitu, Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan. Peristiwanya diketahui pada Jumat (29/4/2022) malam sekitar pukul 22.00 WIB.

Kasat Reskrim Polres Pasuruan AKP Adhi Putranto Utomo saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, 1 korban tewas berusia 30 tahun dan memakai celana hitam.

"Benar, pembunuhan. TKP-nya di dekat wisata Bakti Alam, Desa Ngembal, dekat lokasi wisata. 1 Orang meninggal dunia. Korban saat ini kami evakuasi ke RS Bhayangkara Porong," jelas Adhi Putranto Utomo saat dikonfirmasi, Sabtu (30/4/2022) pukul 04.30 WIB.

Banner Morula IVF Landscape

jatimnow.com juga sempat mengonfirmasi warga Desa Ngembal bernama Razi. Ia manyatakan, polisi mengidentifikasi 4 titik di TKP pembunuhan. Lokasinya dipasangi dengan garis polisi. Warga yang terkejut pun langsung mengerumuni TKP.

"Ditemukan banyak bercak darah di TKP. Sementara ini dugaan awalnya kata polisi di Ngembal ini TKP pembunuhannya. Korbannya ditemukan di desa tetangga, Desa Sumberpitu," terangnya.

Sementara itu, korban ditemukan bersimbah darah ditemukan di dalam mobil Daihatsu Xenia yang diparkir di tepi jalan kabupaten penghubung Kecamatan Tutur dengan Kecamatan Pasrepan. Tepatnya di Dusum Dempok, Desa Sumberpitu, Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan.

Warga Desa Sumberpitu, Erwin menyebutkan selain 1 korban tewas di dalam mobil, ada 1 lagi seorang laki-laki yang terluka parah. Selain itu, di bodi mobil terdapat banyak bercak darah yang menampakkan sadisnya pembunuhan. Di perut dan pinggang korban yang tewas tampak ada bekas sabetan benda tajam yang cukup parah.

Loading...

"Satu meninggal di dalam mobil. Ada juga satu luka. Mereka semua bukan warga sini," tandasnya.

Loading...