Pixel Code jatimnow.com

Truk Kaleng Susu Terguling di Karanglo, Jalur Malang-Pasuruan Macet 3 Kilometer

Editor : Zaki Zubaidi   Reporter : Rizal Adhi Pratama
Kondisi di lokasi kejadian truk terguling di simpang empat Karanglo. (Foto: Rizal Adhi Pratama/jatimnow.com)
Kondisi di lokasi kejadian truk terguling di simpang empat Karanglo. (Foto: Rizal Adhi Pratama/jatimnow.com)

Malang - Sebuah truk merk Hino berwarna hijau terguling dan menutupi badan jalan di simpang empat Karanglo, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang pada Senin (9/5/2022). Kejadian itu membuat kemacetan kurang lebih 3 Km baik dari arah Kota Malang maupun sebaliknya.

Kasatlantas Polres Malang, AKP Agung Fitransyah mengatakan kemungkinan sopir truk pengangkut kaleng susu kemasan ini tidak bisa menguasai kendaraan yang ia kemudian.

"Awalnya sopir dan kendaraannya melaju dengan kecepatan sedang dari arah Singosari atau utara. Lalu sesampainya di traffic light simpang empat Karanglo, truk mencoba putar balik dengan memutar kemudi ke kanan," jelasnya.

Namun, truk yang bernomor polisi N 8054 EJ justru oleng dan terguling sehingga memblokade badan jalan.

"Saat putar balik katanya truk hendak putar balik ke Singosari," paparnya.

Baca juga:
Truk Tangki Muat Minyak Goreng Terguling di Parit Tol Waru Sidoarjo

Agung juga menjelaskan bahwa saat dimintai keterangan, tidak ada tanda-tanda bahwa sopir mengantuk.

"Karena itu dugaan awal truk oleng karena sopir tidak bisa menguasai kendaraan saat putar balik," tegasnya.

Agung juga memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut karena ini adalah kecelakaan tunggal. Namun, terjadi kemacetan sehingga harus dilakukan rekayasa lalu lintas.

Baca juga:
Truk Pengangkut Pasir Terguling Depan RM Sinjay Bangkalan, Sopir Ngantuk?

"Pengemudi sendiri seudah kami amankan untuk dimintai keterangan, sementara sekarang kami masih fokus melakukan evakuasi kendaraan," jelasnya.

"Sementara rekayasa lalu lintas yang kami lakukan berupa bagi kendaraan yang ingin ke arah Singosari harus putar arah dulu sejauh 100 meter ke arah Batu, lalu putar balik lagi ke arah Singosari," pungkasnya.

SPTP: Arus Peti Kemas Semester 1 Tahun 2024 Tumbuh 6 Persen
Ekonomi

SPTP: Arus Peti Kemas Semester 1 Tahun 2024 Tumbuh 6 Persen

"Peti kemas internasional tumbuh sekitar 5,76 persen jika dibandingkan dengan semester 1 tahun 2023 dan peti kemas domestik tumbuh sekitar 6 persen jika dibandingkan dengan periode tahun sebelumnya,” jelas Widyaswendra.