Pixel Code jatimnow.com

Usai Santap Nasi Kotak, Puluhan Warga Desa Podoroto Jombang Masuk Puskesmas

Editor : Sofyan Cahyono Reporter : Elok Aprianto
Sejumlah warga RT 16 Dusun Garu, Desa Podoroto, yang mendapat perawatan di Puskesmas Kesamben.(Foto: Elok Aprianto)
Sejumlah warga RT 16 Dusun Garu, Desa Podoroto, yang mendapat perawatan di Puskesmas Kesamben.(Foto: Elok Aprianto)

Jombang - Kasus dugaan keracunan makanan kembali terjadi di Jombang. Kali ini di Dusun Garu, Desa Podoroto, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Jombang. Puluhan warga harus dilarikan ke puskesmas usai menyantap nasi kotak yang dihidangkan pada acara di rumah salah satu warga, Jumat (13/5/2022) sekitar pukul 17.30 WIB.

Salah satu warga yang dirawat di Puskesmas Kesamben adalah Mohammad Rizky (20). Ia mengaku awalnya pada Rabu malam memakan nasi kotak yang dibawa ibunya. Nasi kotak tersebut didapat dari acara Yasinan di rumah salah satu tetangga.

"Habis makan nasi kotak, isinya mie, telor, tahu sama nasi. Itu ibu yang ikut acara Yasinan rutinan," terangnya, Sabtu (14/5/2022).

Banner Morula IVF Landscape

Usai menyantap makanan tersebut, Rizky mengalami mual dan muntah. Lantaran tak kuat menahan sakit, ia selanjutnya dilarikan ke Puskesmas Kesamben pada hari Jumat malam.

"Bangun tidur itu sakit perut, terus panas. Sekitar pukul 10.00 WIB itu mual, habis Zuhur itu muntah sama berak, sampai malam. Ini akhirnya, Jumat habis Maghrib dibawa ke Puskesmas," tukasnya.

Sementara itu, Sekretaris RT 16 Suratman (55) membenarkan adanya puluhan warganya yang diduga keracunan usai menyantap nasi kotak. Setelah menyantap makanan tersebut, sejumlah warga mengeluh sakit perut.

"Kalau nggak salah Rabu itu acara Yasinan lingkungan. Setelah itu pulang dapat nasi kotak dengan lauk telor, tahu, mie sama nasi. Paginya itu mulai terasa pas Kamis. Terus Jumat, ada yang sakit karena makanan. Tapi sama Puskesmas dirujuk ke Sakinah, sampai sekarang belum pulang," bebernya.

Suratman menambahkan, ada sekitar 20 orang yang dilarikan ke Puskesmas Kesamben. Beberapa ada orang yang parah sakitnya.

Loading...

"Ada sekitar 3 orang yang dibawa ke Sakinah. Yang lain di Puskesmas sini," tegasnya.

Loading...