Pixel Code jatimnow.com

Pemasang Tiang Wifi Tewas Tersengat Listrik di Sidoarjo

Editor : Sofyan Cahyono Reporter : Zainul Fajar
Petugas kepolisian saat melakukan olah TKP.(Foto: Polsek Kota Sidoarjo)
Petugas kepolisian saat melakukan olah TKP.(Foto: Polsek Kota Sidoarjo)

Sidoarjo - Seorang karyawan jasa pemasangan kabel optik kehilangan nyawa akibat tersengat listrik saat hendak memasang tiang wifi. Kejadian nahas tersebut terjadi di samping Jalan Simpang Empat Desa Gebang, Kecamatan Sidoarjo, Kabupaten Sidoarjo, Kamis (19/5/2022).

Dari informasi yang berhasil dihimpun, terdapat 2 korban saat kecelakaan kerja di Desa Gebang. Korban meninggal atas nama Abdul Rois (40), warga Desa Mayangan, Kecamatan Gumukmas, Jember. Lalu korban patah tulang atas nama Muhammad Zaenal (22) warga Desa Mayangan, Kecamatan Gumukmas, Jember.

Kapolsek Sidoarjo Kota Kompol I Komang Suwandi Sastra menjelaskan, insiden yang mengakibatkan satu orang meninggal dunia itu terjadi sekira pukul 11.00 WIB. Kemudian dilaporkan ke polisi pada pukul 18.00 WIB.

"Semula korban bersama dengan mandor dan temannya hendak melakukan pemasangan tiang wifi. Pada waktu akan mendirikan tiang Wifi, ujung dari tiang Wifi tersebut menyentuh kabel listrik yang krosing di jalan raya. Hal itu mengakibatkan aliran listrik menyetrum korban Abdul Rois yang pada saat itu sedang memegang tiang wifi. Tiang Wifi terjatuh menimpa kaki kanannya Zaenal," paparnya.

Baca juga:
Diduga Mabuk, 2 Pria Ditemukan Tewas Mengapung di Saluran Irigasi Candi Sidoarjo

Berdasarkan pengakuan beberapa saksi di lapangn, kedua korban langsung dilarikan ke RSUD Sidoarjo untuk dilakukan pertolongan medis.

"Saat di RSUD Sidoarjo kedua korban ini masih hidup. Namun pada pukul 12.00 WIB, korban Abdul Rois dinyatakan meninggal dunia," imbuhnya.

Baca juga:
Pilihan Pembaca: Kecelakaan Bus, Pembunuhan, Tersengat Listrik

Keluarga korban tidak bersedia untuk dilakukan otopsi mayat dan hanya memperbolehkan visum luar. Hingga saat ini pihak kepolisian telah melakukan olah TKP guna pemeriksaan dan penyelidikan lebih lanjut.

Loading...
Loading...