jatimnow.com

Satlantas Beri SIM Gratis Bagi Penyandang Disabilitas Se-Bojonegoro

Reporter : Erwin Yohanes
Salah satu peserta tes SIM gratis tengah uji kesehatan mata di Satlantas Polres Bojonegoro. 🔍
Salah satu peserta tes SIM gratis tengah uji kesehatan mata di Satlantas Polres Bojonegoro.

jatimnow.com - 25 peserta disabilitas yang tergabung dalam Perkumpulan Disabilitas Kabupaten Bojonegoro (PDKB) ikuti program SIM gratis oleh Satlantas Polres Bojonegoro.

Program ini baru diberlakukan pada tahun 2018. Kegiatan SIM gratis dilaksanakan pihak Polres dan Satlantas yang bekerja sama dengan PDKB.

"Kegiatan pemberian SIM gratis bagi teman-teman perkumpulan disabilitas sebagai bentuk kami untuk berbagi, dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke 72," ujar Kapolres Bojonegoro AKBP Ary Fadli saat meninjau di Rumah Sakit Bhayangkara Wahyu Tutuko, Bojonegoro, Selasa (10/7/2018).

Loading...

Kasat Lantas Polres Bojonegoro, AKP Aristianto Budi Sutrisno menambahkan, pihaknya membantu mengkoordinir proses pembuatan SIM.

"Kami Satlantas bekerja sama dengan PDKB untuk mempercepat proses pembuatan SIM", ujar AKP Aristianto.

Masyarakat Bojonegoro penyandang disabilitas kata Aris, juga harus menerima hak yang sama sebagai warga negara.

Ia berharap, dengan program ini mampu mengurangi angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas masyarakat Bojonegoro.

Ia menambahkan kegiatan ini juga akan dilakukan pada tahun depan.

"Hal ini dilakukan untuk meringankan beban warga Bojonegoro khususnya bagi penyandang disabilitas. Kita juga sudah menyiapkan kendaraan roda tiga yang sudah dimodifikasi untuk tes SIM", terangnya sambil menambahkan, kegiatan tersebut akan diagendakan rutin setiap tahunnya.

Sementara itu, keluarga salah satu penyandang disabilitas Dewi Purwanto (30) menjelaskan, bahwa dirinya mengerti informasi kegiatan SIM gratis ini dari Sanawi selaku Ketua Komunitas PDKB.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada pak polisi yang memberikan SIM gratis bagi penyandang disabilitas," ujar wanita asal Desa Pacing, Kecamatan Sukosewu.

Pada tes kesehatan yang digelar di RS Bhayangkara Bojonegoro, dari 25 peserta, yang dinyatakan lolos untuk melanjutkan tes selanjutnya hanya 23 orang.

2 peserta lainnya dinyatakan tidak lolos tes kesehatan, karena mengalami buta warna.

Reporter: Siti Ainur Rodhiyah/Jajeli Rois

Editor: Erwin Yohanes