Pixel Codejatimnow.com

Kasus Pembunuhan Pensiunan Pegawai RRI Madiun, Pelaku Teman Akrab Korban

Editor : Sofyan Cahyono  Reporter : Mita Kusuma
Terduga pelaku pembunuhan pensiunan pegawai RRI Madiun.(Foto: Arif for jatimnow.com)
Terduga pelaku pembunuhan pensiunan pegawai RRI Madiun.(Foto: Arif for jatimnow.com)

Madiun - NS (45) terduga pelaku pembunuhan pensiunan pegawai Radio Republik Indonesia (RRI) Madiun telah diamankan. Fakta baru menyebutkan bahwa NS dan Aris Budianto adalah teman akrab.

Keduanya merupakan tetangga. Rumah mereka bersebelahan di Jalan Sentul Gang 2, Kelurahan Banjarejol, Kecamatan Taman, Kota Madiun.

"Ya yang saya sebut tetangga. Terduga pelaku warga Kabupaten Bangkalan, Madura. Merantau di Kota Madiun," ujar Kasatreskrim Polres Madiun Kota AKP Tatar Hernawan, Kamis (9/6/2022).

Menurutnya, tidak hanya terduga pelaku dan korban yang dekat. Istri keduanya juga kenal dekat dan kerap main ke rumah.

Baca juga:
19 Adegan Rekonstruksi Keji Veri, Pemuda di Malang yang Nekat Perkosa ABG Asal Pasuruan

Perihal motif asmara atau dugaan perselingkuhan yang mendasari terduga pelaku menghabisi nyawa korban, hingga kini masih terus didalami. Pihak Satreskrim Polres Madiun Kota juga akan menggali informasi dari istri Nursali.

"Tetapi istri terduga pelaku ini menghilang, dipulangkan tapi tidak ada (di Bangkalan). Padahal satu kampung dengan terduga pelaku. Sampai saat ini kami belum bisa menghubungi," lanjut Tatar.

Baca juga:
Pelaku Anak Pembunuh Purnawirawan TNI Divonis 4,5 Tahun Penjara di PN Ponorogo

Dari keterangan sementara, istri NS tidak berada di kontrakannya di Kota Madiun sudah lebih dari 3 bulan lalu. Dia masuk dalam prioritas saksi yang keterangannya bisa semakin memperjelas duduk perkara kasus tersebut.

Sebelumnya, seorang pensiunan pegawai Radio Republik Indonesia (RRI) Madiun tewas berlumuran darah. Korban bernama Aris Budianto (58), warga Kelurahan Banjarejo, Kecamatan Taman, Kota Madiun. Jenazahnya ditemukan tergeletak di gang tempat tinggalnya.

DPRD Sampang Soroti Penutupan Wisata Goa Lebar
Peristiwa

DPRD Sampang Soroti Penutupan Wisata Goa Lebar

"Pemkab tidak memiliki dasar apapun terkait penutupan wisata Goa Lebar. Kenapa demikian, karena tidak ada kajian pengamat yang mengatakan itu bahaya," ujar Moh. Iqbal Fathoni.