Pixel Code jatimnow.com

Pendekar di Bojonegoro Diajak Menjaga Kamtibmas Melalui Kejuaraan Pencak Silat

Editor : Narendra Bakrie Reporter : Misbahul Munir
Pembukaan Festival Seni dan Kejuaraan Pencak Silat Kapolres Bojonegoro Cup II 2022 (Foto: Humas Pemkab Bojonegoro/jatimnow.com)
Pembukaan Festival Seni dan Kejuaraan Pencak Silat Kapolres Bojonegoro Cup II 2022 (Foto: Humas Pemkab Bojonegoro/jatimnow.com)

Bojonegoro - Kapolres Bojonegoro AKBP Muhammad resmi membuka Festival Seni dan Kejuaraan Pencak Silat Kapolres Bojonegoro Cup II 2022, Jumat (17/6/2022).

177 peserta dari 13 perguruan silat hadir di Alun-alun Bojonegoro mengikuti pembukaan kejuaraan pencak silat dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-76 tersebut.

"Alhamdulillah berkat kerja sama dengan Forkopimda, Bakorwil dan BKP (Bojonegoro Kampung Pesilat), seluruh ketua perguruan pencak silat se Kabupaten Bojonegoro bisa hadir. Sehingga grand opening festival silat dapat terlaksana," terang Muhammad.

Menurutnya, kejuaraan pencak silat ini merupakan momen untuk mempererat tali silaturahmi antar perguruan silat dan sebagai ajang bagi para pendekar Bojonegoro untuk berprestasi.

"Kejuaraan Pencak Silat Kapolres Bojonegoro Cup II ini sebagai ajang meraih prestasi serta menambah persaudaraan antar perguruan silat," tegasnya.

Baca juga:
13 Pesilat Pagar Nusa Lamongan Raih Medali di Turnamen Pencak Silat Se-Nusantara

Hal ini juga membuktikan kepada seluruh masyarakat bahwa pendekar di Bojonegoro dapat menjunjung tinggi toleransi dan mampu menjaga ketertiban.

Sebagaimana deklarasi damai yang disampaikan oleh masing-masing ketua perguruan silat yang siap untuk menjaga kamtibmas agar Bojonegoro tetap aman nyaman dan kondusif.

Baca juga:
Dua Wirausahawan Muda dari Petranesian Sabet Juara Ideathon

"Jadikan ini sebagai wadah memperkuat silaturahmi, jangan sampai ada konflik antar perguruan silat. Patuhi deklarasi untuk menjaga kamtibmas Bojonegoro," pungkasnya.

Loading...

Grand opening ini juga dihadiri Bupati Bojenegoro, Forkopimda, perwakilan Organisasi Pemerintah Daerah (OPD), IPSI (Ikatan Pencak Silat Indonesia) hingga Ketua Perguruan Pencak Silat se Kabupaten Bojonegoro.

Loading...