Pixel Code jatimnow.com

Diduga Sopir Mengantuk, Mobil CRV di Jombang Terperosok ke Sawah dan Terbakar

Editor : Sofyan Cahyono Reporter : Elok Aprianto
Bangkai kendaraan yang kondisinya hangus terbakar.(Foto: Satlantas Polres Jombang)
Bangkai kendaraan yang kondisinya hangus terbakar.(Foto: Satlantas Polres Jombang)

Jombang - Sebuah kendaraan roda empat jenis Honda CRV dengan nomor polisi (nopol) S 1065 ZH mengalami kecelakaan tunggal di jalan raya Desa Banyuarang, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Jombang, Sabtu (25/6) sekitar pukul 2.00 WIB dini hari. Akibatnya, mobil terbakar setelah terperosok ke sawah. Saat kejadian, kendaraan dikemudikan Wuwut Riza Fauli (38), warga Dusun Jajar, Desa Kepuhkembeng, Kecamatan Peterongan, Jombang.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Jombang Iptu Emilda Deny Listiawan menjelaskan, semula kendaraan berjalan dari arah Selatan menuju Utara. Setibanya di lokasi kejadian, sopir CRV diduga dalam kondisi mengantuk saat berkendara dengan kecepatan tinggi.

"Pengemudi kehilangan kendali dan membanting kemudi ke kiri, hingga keluar dari aspal jalan dan masuk ke sawah," ungkap Emilda.

Setelah mobil terguling di dalam sawah, kabel listrik mengalami korsleting hingga keluar percikan api dan menyambar BBM dari tangki mobil. Beruntung, sang sopir berhasil keluar dan menyelamatkan diri.

Baca juga:
Gubernur Jatim Khofifah Sampaikan Duka Atas Wafatnya Ayah Emil Dardak

"Mobil mengalami korsleting, selanjutnya seluruh bodi mobil terbakar, hingga hangus. Sopir mengalami luka akibat benturan saat mobil jatuh, sekarang dilarikan ke RSUD Jombang untuk perawatan,” imbuh Emilda.

Evakuasi mobil yang jatuh ke sawah berlangsung hingg Sabtu pagi. Dibantu mobil derek, kendaraan milik Wuwut kini diamankan di Kantor Satlantas Polres Jombang sebagai barang bukti.

Baca juga:
Mobil yang Ditumpangi Tabrak Truk, Ayah Wagub Jatim Emil Dardak Meninggal Dunia

“Barang bukti mobil diamankan di mako,” pungkasnya.

Dirgahayu Ri 77 Bank Jatim

 

Peristiwa

Kasus PMK di Lamongan Terus Menurun

Kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Kabupaten Lamongan mulai melandai. Selain angka kesembuhan, sejumlah kecamatan juga mulai terbebas dari momok PMK.