Pixel Code jatimnow.com

2 Pekerja Tewas saat Bersihkan Sisa Limbah, PT HAN Mojokerto Tak Terapkan K3?

Editor : Zaki Zubaidi Reporter : Achmad Supriyadi
Polisi saat melakukan olah tempat kejadian perkara. (Foto: Polsek Ngoro for jatimnow.com)
Polisi saat melakukan olah tempat kejadian perkara. (Foto: Polsek Ngoro for jatimnow.com)

Mojokerto - PT Hijau Alam Nusantara (HAN) diduga tidak menerapkan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) saat para pekerja mengolah limbah, sehingga menyebabkan dua orang tewas.

PT HAN merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang pengolahan limbah yang berada di Desa Manduro Manggunggajah, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto.

Saat dikonfirmasi, terkait apakah ada dugaan PT HAN tidak menerapkan K3 di area perusahaan, Kasat Reskrim Polres Mojokerto, AKP Gondam Pringgodani mengatakan, hal itu masih didalami oleh penyidik.

"Masih kami dalami," kata Gondam kepada jatimnow.com, Sabtu (25/6/2022).

Baca juga:
Polisi Tetapkan Satu Tersangka Baru Kasus Kecelakaan Kerja di PG Djombang Baru

Untuk mengetahui kandungan atau limbah apa yang menyebabkan dua orang dan saat ini satu pekerja kritis Satreskrim Polres Mojokerto sudah mengambil sampel sisa limbah yang berada di dalam tangki truk nopol L 9634 UK.

Insiden menewaskan Avatar Febian Ardiansyah warga Desa Manduro Manggunggajah, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto dan Bambang Arif Purwanto asal Dusun/Desa Kalidawir, Kecamatan Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo. Keduanya membersihkan sisa limbah cair di dalam tangki truk.

Baca juga:
Sungai Kalisari Damen Surabaya Tertutup Busa, Begini Penjelasan DLH

Selain dua orang tewas, ada dua korban pingsan yakni Muhamad Rizal Said warga Desa Manduro ManggungGajah Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto dan Feri Heri Purwanto asal Dusun Secikal, Desa Kenongomulyo, Kecamatan Nguntoronadi, Kabupaten Magetan.