Pixel Code jatimnow.com

Terowongan Tambang Tembaga di Pacitan Longsor, 1 Pekerja Tewas, 3 Terluka

Editor : Narendra Bakrie Reporter : Mita Kusuma
Polisi melakukan olah TKP di lokasi kecelakaan kerja (Foto: Noto for jatimnow.com)
Polisi melakukan olah TKP di lokasi kecelakaan kerja (Foto: Noto for jatimnow.com)

Pacitan - Kecelakaan kerja terjadi di tambang tembaga PT GLI Desa Kluwih, Kecamatan Tulakan, Kabupaten Pacitan, Senin (4/7/2022). Satu orang dilaporkan tewas, satu patah kaki dan dua luka ringan.

Kapolsek Tulakan, AKP Umaryono menyebut bahwa kecelakaan kerja itu terjadi sekitar pukul 13.10 WIB. Insiden terjadi pascapara pekerja istirahat dan melakukan aktivitasnya kembali.

"Keterangan beberapa saksi, saat mencangkul material tanah di bawah yang akan dinaikan ke lori, tiba-tiba terjadi longsor bagian atas terowongan. Material batu dan tanah mengenai kepala dan kaki korban. Satu meninggal, satu luka berat dan dua luka ringan," terang Umaryono.

Menurut Umaryono, korban tewas bernama Sukatno (36), warga desa setempat. Sedangkan yang luka berat adalah Sugeng (45), warga Desa Pagerjo, Kecamatan Ngadirojo, Kabupaten Pacitan. Dia mengalami patah tulang kaki.

Baca juga:
Manajer Tanaman PG Djombang Baru Ditetapkan Tersangka Kasus Kecelakaan Kerja

Lalu korban luka ringan bernama Setiawan (32) warga setempat dan Inron Ardianto (35), tetangga dari korban luka berat.

Umaryono menyebut bahwa para korban telah dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pacitan. Untuk tiga orang yang terluka tengah dirawat intensif. Sedangkan jenazah satu korban sudah diserahkan ke keluarga.

Baca juga:
Polisi Tetapkan Satu Tersangka Baru Kasus Kecelakaan Kerja di PG Djombang Baru

"Setelah olah TKP, lokasi kami kasih pasang garis polisi untuk penanganan lebih lanjut," pungkasnya.