Pixel Code jatimnow.com

Pemkot Pasuruan Dorong Perempuan Kepala Keluarga agar Berdaya

Editor : Arina Pramudita Reporter : Moch Rois
Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kota Pasuruan, Fatma Saifullah Yusuf  saat pelatihan olahan pangan berorientasi pasar. (Foto: Humas Pemkot Pasuruan/jatimnow.com)
Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kota Pasuruan, Fatma Saifullah Yusuf saat pelatihan olahan pangan berorientasi pasar. (Foto: Humas Pemkot Pasuruan/jatimnow.com)

Pasuruan - Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kota Pasuruan, Fatma Saifullah Yusuf (Fatma) memberikan pengarahan dalam acara pelatihan olahan pangan berorientasi pasar bagi perempuan kepala keluarga (PEKKA) di Gedoeng Woloe, Kota Pasuruan.

Dalam acara tersebut, Fatma mengatakan jika perempuan mempunyai potensi sebagai pembangkit kesejahteraan keluarga.

"Para perempuan memiliki potensi sebagai pengungkit kesejahteraan keluarga, kelak diharapkan dapat mengembangkan seluruh potensi dan membangun karakter yang tangguh, inovatif, kreatif dan cerdas sehingga mampu memperbaiki kehidupannya sendiri agar lebih sejahtera," kata Fatma, sebagaimana keterangan tertulis, Selasa (5/7/2022).

Menurut Fatma yang dapat dilakukan untuk mengurangi angka kemiskinan adalah dengan memberdayakan masyarakat Kota Pasuruan, salah satunya dengan memberdayakan perempuan.

Fatma juga menyampaikan pemberdayaan bagi Perempuan Kepala Keluarga ini juga bagian untuk membangun ekonomi yang mandiri.

"Program ini di gelar supaya ibu-ibu PEKKA tidak lagi tergantung pada orang lain, harus terus belajar dan tetap semangat agar menjadi ibu yang dapat di banggakan putra putrinya kelak," jelasnya.

Baca juga:
Mas Dhito Minta Pelatihan Kewirausahaan Digeber Agar KPM-PKH Cepat Mandiri

Menurutnya, pemberdayaan bagi PEKKA melalui pelatihan olahan pangan ini diharapkan dapat mengoptimalkan ketersediaan bahan pangan lokal yang melimpah di Kota Pasuruan, agar dapat lebih beragam dan bernilai jual lebih tinggi.

Pelatihan ini dilaksanakan selama 3 hari, fokusnya agar perempuan kepala keluarga dapat lebih berdaya dalam rangka ikut membangun tatanan masyarakat yang sejahtera, adil gender, dan bermartabat sekaligus membangun ekonomi yang mandiri bagi perempuan kepala keluarga.

Selain itu Fatma juga berpesan jika perlu adanya keterlibatan aktif dari ibu-ibu PEKKA, menyerap dengan baik serta mempraktikan ilmu yang akan diberikan saat pelatihan.

Baca juga:
Disnaker Sidoarjo Janji Kawal dan Dampingi Peserta Pelatihan

"Saya berharap adanya keterlibatan aktif dari ibu-ibu PEKKA untuk bisa memanfaatkan dan terus meningkatkan keterampilan ibu-ibu supaya dapat meningkatkan kesejahteraan keluarga," tutupnya.

Diketahui, pelatihan olahan pangan berorientasi pasar bagi PEKKA diselenggarakan oleh Dinas Pertanian Dan Ketahanan Pangan yang berkolaborasi dengan DP3AKB, Dinas Perdagangan, Dinas Koperasi dan UMKM, Dinas Perikanan, dan Bagian Ekonomi Pemerintah Kota Pasuruan.