Pixel Code jatimnow.com

Pria di Pasuruan Tewas Tenggelam dalam Kubangan Air saat Mencari Siput

Editor : Narendra Bakrie Reporter : Moch Rois
Kubangan air bekas galian tambang di Pasuruan, tempat pencari siput tewas tenggelam (Foto: Polsek Gempol)
Kubangan air bekas galian tambang di Pasuruan, tempat pencari siput tewas tenggelam (Foto: Polsek Gempol)

Pasuruan - Seorang pria pencari siput air tewas tenggelam setelah terperosok dalam kubangan air bekas galian tambang dengan kedalaman sekitar 3 meter, di Dusun Jurangpelen, Desa Bulusari, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan.

Pencari siput itu bernama Sugiono (29), warga Dusun Jurangpelen II, Desa Bulusari, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan. Dia tewas sekitar pukul 13.00 WIB, Rabu (6/7/2022).

"Korban meninggal akibat tenggelam ketika terperosok di kubangan air sedalam tiga meter, saat mencari siput," jelas Kanit Reskrim Polsek Gempol, Iptu Khoirul Anam.

Berdasar keterangan para saksi, sekitar pukul 12.00 WIB, korban berangkat dari rumah menuju kubangan untuk mencari siput air atau kol, untuk pakan ternak bebek.

Saat tengah fokus mencari siput dalam kubangan, korban tiba-tiba terpeleset dan masuk kubangan itu.

"Saat itu ada saksi yang bernama Rony (adik korban), Samsul Hadi dan Iwan, yang sedang mencari burung. Mereka sempat melihat korban terperosok ke kubangan air dan korban minta tolong, tapi dari jauh hanya kelihatan melambai-lambaikan tangannya," ungkapnya.

Baca juga:
Seorang Pria Ditemukan Tewas dalam Kamar Hotel di Surabaya

Melihat korban meminta tolong, ketiga saksi langsung berlari untuk mencoba melakukan pertolongan. Namun sampai di TKP, korban sudah tenggelam, sehingga ketiga saksi tidak bisa berbuat banyak.

Setelah itu warga berdatangan dan berusaha mengevakuasi korban dari dalam kubangan. Namun saat berhasil dievakuasi, nyawa korban sudah tidak tertolong.

"Warga yang menolong dengan cara menyelam ke dalam kubangan, kemudian berhasil mengangkat korban dalam kondisi meninggal," terangnya.

Baca juga:
3 Hari Hilang Terseret Arus Pantai, Bocah 11 Tahun di Pacitan Ditemukan Tewas

Keluarga korban yang menyadari tewasnya korban murni tenggelam, akhirnya ikhlas dan tidak menghendaki proses autopsi dengan membuat surat pernyataan.

Dirgahayu Ri 77 Bank Jatim