Pixel Code jatimnow.com

Korban Tewas saat Bersihkan Limbah Cair di PT HAN Mojokerto, Bertambah

Editor : Arina Pramudita Reporter : Achmad Supriyadi
Karyawan PT HAN sempat kritis sebelum dinyatakan meninggal dunia tadi pagi. (Foto: Achmad Supriyadi/jatimnow.com)
Karyawan PT HAN sempat kritis sebelum dinyatakan meninggal dunia tadi pagi. (Foto: Achmad Supriyadi/jatimnow.com)

Mojokerto - Satu lagi seorang pekerja di PT Hijau Alam Nusantara (HAN) meninggal dunia, usai insiden membersihkan tangki sisa limbah di Desa Manduro Manggunggajah, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto, 24 Juni Lalu.

Muhamad Rizal Said (27) warga Desa Manduro Manggunggajah, Kecamatan Ngoro, meninggal setelah sempat dirawat secara intensif di rumah sakit.

Kepala Desa Manduro Manggunggajah, Eka Dwi Firmansyah membenarkan kabar duka tersebut ketika dikonfirmasi.

"Iya tadi pagi," kata Eka, singkat, Minggu (10/7/2022).

Korban sempat dalam kondisi kritis sebelum meninggal dunia di RS dr Soetomo Surabaya. Meski demikian, Eka meminta awak media untuk menghubungi Kepala Dusun Manduro Deni Irawan.

Baca juga:
Polisi Tetapkan Satu Tersangka Baru Kasus Kecelakaan Kerja di PG Djombang Baru

"Kurang paham, katanya sih di RS Soetomo coba klarifikasi sama Pak Polo (kepala dusun)," sebutnya.

Sebelumnya, insiden diduga kecelakaan kerja terjadi di PT HAN saat karyawan membersihkan sisa limbah di dalam tangki truk nopol L 9634 UK yang menyebabkan dua orang tewas dan dua orang kritis.

Baca juga:
Pekerja PG Djombang Baru Tewas saat Timbang Tebu, Polisi Dalami Unsur Kelalaian

Dua pekerja yang tewas yakni Avatar Febian Ardiansyah warga Desa Manduro ManggungGajah, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto dan Bambang Arif Purwanto asal Dusun/Desa Kalidawir, Kecamatan Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo.

Insiden itu juga menyebabkan Muhamad Rizal Said warga Desa Manduro ManggungGajah Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto dan Feri Heri Purwanto asal Dusun Secikal, Desa Kenongomulyo, Kecamatan Nguntoronadi, Kabupaten Magetan mengalami pingsan dan kritis.