Pixel Code jatimnow.com

Bocah TK di Ponorogo Terkena Ledakan Jajan Berasap, Begini Kondisinya

Editor : Sofyan Cahyono Reporter : Mita Kusuma
Kondisi korban ledakan jajan berasap.(Foto: Mita Kusuma)
Kondisi korban ledakan jajan berasap.(Foto: Mita Kusuma)

Ponorogo - Ahsan Farid Trisnanto, warga Desa Bajang, Kecamatan Balong, Kabupaten Ponorogo, terkulai lemas di ruang perawatan anak di Rumah Sakit Umum (RSU) Muslimat Ponorogo. Sekujur tubuh bocah TK berusia 5,5 dibalut dengan perban. Ahsan menjadi korban ledakan jajan yang dibelinya.

"Kemarin sore kejadiannya. Anak saya terkena ledakan makanan (es) yang keluar asapnya itu, lo. Dari nitrogen," ujar bapak korban, Sutrisno di RSU Muslimat, Rabu (13/7/2022).

Kejadian bermula saat Sutrisno dan Ahsan menonton reog di Desa Ngasinan, Kecamatan Jetis, Kabupaten Ponorogo. Saat itu, mereka baru datang dan memarkirkan motor. Ahsan penasaran dengan jajanan yang dijual. Makanan itu semacam ada asapnya dengan harga Rp20 ribu.

"Akhirnya minta dibelikan, langsung saya belikan. Nggak beranjak dari situ, satu menit lepas dipegang anak saya, jajannya keluar api. Langsung bakar anak saya," kata Sutrisno.

Baca juga:
Dusun di Ponorogo Alami Kekeringan, Air Bersih Mulai Disalurkan

Dia spontan mematikan api dengan menggunakan tangan. Setelah itu, baju yang dikenakan korban di lepas. Baru kemudian dibawa ke Puskesmas.

"Tetapi puskesmas tidak sanggup, alasannya obatnya kosong. Suruh bawa ke rumah sakit. Ya saya larikan ke Muslimat (RSU Muslimat)," tegasnya

Baca juga:
Dugaan Praktik Calo dalam Seleksi PPPK Ponorogo Mulai Diusut Polisi

Menurut Sutrisno, makanan yang dibeli anaknya sejenis snack yang kemudian disemprot menggunakan tabung nitrogen. Hingga akhirnya keluar asap.

"Dari makanan keluar api. Penyebabnya apa saya nggak tahu, saya nggak lihat Langsung. Kemungkinan tersulut apa, saya tidak tahu," pungkasnya.