Pixel Code jatimnow.com

Mas Bechi Kini Satu Blok dengan 59 Tahanan Lain di Rutan Medaeng

Editor : Narendra Bakrie Reporter : Zainul Fajar
Mas Bechi saat menjalani sidang perdana secara daring (Foto: Zain Ahmad/jatimnow.com)
Mas Bechi saat menjalani sidang perdana secara daring (Foto: Zain Ahmad/jatimnow.com)

Sidoarjo - Moch Subchi Azal Tsani (MSAT) atau Mas Bechi, terdakwa kasus dugaan pencabulan santriwati di Jombang kini dipindah dari sel isolasi ke sel umum di Rutan Klas I Surabaya, Medaeng, Sidoarjo.

Kepala Rutan (Karutan) Klas I Surabaya, Wahyu Hendrajati Setyo Nugroho menegaskan bahwa tidak ada perlakuan khusus bagi anak pimpinan kiai tersebut. Mas Bechi kini menghuni sel umum bercampur dengan puluhan orang.

"Sudah dipindahkan beberapa hari yang lalu. Ditempatkan di sel umum. Satu blok isi 60 orang," jelas Hendra, Senin (18/7/2022).

Namun Hendra belum menjelaskan detail berapa luas blok yang ditempati Mas Bechi itu. Dia hanya memastikan bila di blok itu memiliki alas tidur kasur matras.

Baca juga:
Sidang Lanjutan Mas Bechi akan Hadirkan 40 Orang Saksi

"(Tidurnya) alas kasur matras," ucapnya.

Hendra menambahkan, saat ini Mas Bechi dalam kondisi sehat. Selama di rutan ia juga bersosialisasi dengan para tahanan lain.

Baca juga:
Hakim Kabulkan Sidang Offline Mas Bechi, Begini Tanggapan Penasihat Hukum

"Baik, seperti yang lain, bersosialisasi, maksudnya tidak pendiam gitu ya. Dia bersosialisasi. Dia interaksi normal saja," pungkasnya.

Bechi telah dijebloskan ke Rutan Medaeng sejak Jumat (8/7/2022), usai drama pengepungan 15 jam di Pondok Pesantren (Ponpes) Shiddiqiyyah, Ploso, Jombang pada Kamis (7/7/2022) lalu.