Pixel Code jatimnow.com

Soal Busana Vulgar dalam Ajang Gus dan Ning Jember, Bupati: Sudah Beres

Editor : Narendra Bakrie   Reporter : Dwi Kuntarto Aji
Bupati Jember, Hendy Siswanto saat rapat paripurna (Foto: DPRD Jember)
Bupati Jember, Hendy Siswanto saat rapat paripurna (Foto: DPRD Jember)

Jember - Peragaan busana dalam ajang pemilihan Gus dan Ning Jember berbuntut protes, lantaran dinilai terlalu vulgar. Soal itu, Bupati Hendy Siswanto angkat bicara.

Hendy menegaskan bila tidak ada unsur kesengajaan untuk menampilkan busana vulgar tersebut. Katanya, itu murni karena ketidaktahuan dari panitia.

"Iya saya tahu bahwa itu viral. Meskipun acara itu sukses, tapi banyak protes karena baju yang dipakai terlalu terbuka," ungkap Hendy, Rabu (20/7/2022).

Hendy pun menyesalkan, di balik suksesnya pagelaran itu, justru tercoreng dengan busana vulgar yang ditampilkan.

Baca juga:
Hasil Pemeriksaan Pelajar dalam Video Vulgar Pelajar di Tulungagung

"Langsung saya tegor itu panitia, kenapa harus seperti itu busananya. Ini murni panitia tidak paham kultur Jember yang kuat soal agama," tegas dia.

Dia meminta insiden tersebut tidak perlu lagi dibesar-besarkan. Apalagi panitia sudah meminta maaf kepada pemkab. Dia juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat dan tokoh agama Jember.

Baca juga:
Busana Kontestan Pemilihan Gus dan Ning Jember Vulgar, Pemkab Minta Maaf

"Yang terpenting sekarang acara sukses, jadi tidak perlu dibahas lagi. Dan panitia sudah minta maaf. Saya juga sudah sampaikan maaf saat paripunra. Jadi sudah beres," pungkasnya.

Foto: HUT 8 Tahun jatimnow.com
Pojok Jimerto

Foto: HUT 8 Tahun jatimnow.com

Selama delapan tahun, kami juga menjadi lentera di tengah kabut informasi, menuntun pembaca pada logika berfikir dan jalan kebenaran, meski kadang harus menembus riuhnya suara-suara yang bersaing.

Harapan Mereka untuk 8 Tahun jatimnow.com
Peristiwa

Harapan Mereka untuk 8 Tahun jatimnow.com

"Tantangan jatimnow hari ini adalah bagaimana berperang melawan informasi yang tak bisa di pertanggungjawabkan asal-usulnya. Tugas jatimnow disitu," tegas Ketua Fraksi PDIP DPRD Surabaya Budi Leksono.