Pixel Code jatimnow.com

Lahan Pertanian di Jember Terdampak Abu Vulkanik Erupsi Gunung Raung

Editor : Arina Pramudita Reporter : Dwi Kuntarto Aji
Debu dari abu vulkanik erupsi Gunung Raung menyelimuti pertanian tembakau milik warga di Jember. (Foto: Dwi Kuntarto Aji/jatimnow.com)
Debu dari abu vulkanik erupsi Gunung Raung menyelimuti pertanian tembakau milik warga di Jember. (Foto: Dwi Kuntarto Aji/jatimnow.com)

Jember - Debu dari abu vulkanik dampak erupsi Gunung Raung, mulai dirasakan petani di Kecamatan Kalisat, Jember. Lahan pertanian warga terselimuti debu sejak Kamis (28/7/2022) pagi.

Sekretaris BPBD Jember Heru Widagdo menjelaskan, debu vulkanik terlihat di beberapa kecamatan di Jember, meski tak sebesar saat Gunung Raung erupsi pada 2015 silam.

Dampak paling dirasakan, yakni di lahan pertanian seperti tembakau.

"Abunya memang sampai ke Jember di Kecamatan Kalisat, Kecamatan Ledokmbo dan juga Sumberjamber, tetapi tidak sebesar erupsi sebelumnya di tahun 2015 lalu," jelas Heru, Kamis (28/7/2022).

Baca juga:
Cerita Kerisauan KH Rofi'i Baidlowi Pamekasan di Balik Terbentuknya P4TM

"Ya informasinya (pertanian) tembakau di daerah Kalisat juga terkena abu, hal ini memang dikhawatirkan merusak tanaman," jelasnya.

Terkait kondisi erupsi Gunung Raung yang terjadi sejak Rabu (27/7/2022) sore, Heru menyebut pihaknya masih menunggu hasil evaluasi dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) tentang siklus kegempaan.

Baca juga:
Nestapa Petani Tembakau Lamongan, Terancam Gagal Panen dan Urung Terima Asuransi

"Maka dari itu kami imbau masayarakat untuk menggunakan masker, karena abu vulkanik sudah turun di wilayah tersebut," tuturnya.