Pixel Code jatimnow.com

Pencuri Acak-acak 4 Kamar Kos di Sidoarjo, Gasak Sepasang Cincin Nikah hingga HP

Editor : Narendra Bakrie Reporter : Zainul Fajar
Rumah kos di Sidoarjo yang diacak-acak pencuri  (Foto: Tangkapan layar video CCTV)
Rumah kos di Sidoarjo yang diacak-acak pencuri (Foto: Tangkapan layar video CCTV)

Sidoarjo - Empat kamar kos di Desa Karangbong, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Sidoarjo diacak-acak pencuri. Aksi terduga pelaku terekam kamera CCTV yang berada di sekitar lokasi.

Berdasar informasi yang diperoleh jatimnow.com, pencurian tersebut terjadi di rumah kos milik Samsul, warga setempat. Samsul menyebut bahwa pencurian terjadi sekitar pukul 13.00 WIB, Senin (1/8/2022).

"Masuk ke sini itu dari rekaman CCTV cuma setengah jam beroperasi. Dia nyongkel gembok pintu kamar terus langsung pergi gitu aja," terang Samsul saat ditemui di lokasi kejadian, Kamis (4/8/2022).

Pria paruh baya tersebut memaparkan bahwa semula ia tidak mengetahui pencurian itu. Dia baru tahu ketika sore hari saat seorang penghuni kos berteriak dan mengaku kamarnya dibobol.

"Jadi taunya itu waktu ada satu orang yang melapor. Pas saya lihat ternyata ada empat kamar kos yang berhasil dibobol," tambahnya.

Dia menjelaskan bahwa sejumlah perhiasan dilaporkan hilang. Juga satu unit handphone dan uang ratusan ribu rupiah hilang dari kamar kos tersebut.

Baca juga:
Bobol Rumah Kos, Residivis di Mojokerto Diringkus

"Kalau uangnya memang gak banyak, ada yang Rp100 ribu sampai Rp300 ribu masing-masing kamar. Tapi yang mahal itu cincin emas nikah sepasang hilang. Lalu ada berlian dan perhiasan-perhiasan lain juga," bebernya.

Akibat kejadian itu, para penghuni kos merugi puluhan juta rupiah. Karena pencuri berhasil menggasak emas senilai Rp17 juta dan beberapa handphone.

"Kalau ditotal ada Rp17 sampai 20 jutaan semuanya. Ada dompet sama ATM dan surat berharga lain juga," ucapnya.

Baca juga:
Bandit Sidoarjo Incar Bobol Mesin ATM Maybank

Samsul mengaku sudah melapor ke Polsek Gedangan. Harapannya, berbekal rekaman CCTV miliknya itu, pelaku bisa segera tertangkap.

"Soalnya sudah sangat meresahkan mas. Kejadian ini gak sekali dua kali. Sebelumnya juga pernah terjadi di sini. Makanya akhirnya saya pasang CCTV itu," pungkasnya.