Pixel Code jatimnow.com

Duduk Lesehan Bareng Kades, Bupati Ipuk Bahas Solusi Masalah Warga

Editor : Sofyan Cahyono
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani kembali menggeber program “Gesah Bareng Kepala Desa”.(Foto: Humas Pemkab Banyuwangi)
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani kembali menggeber program “Gesah Bareng Kepala Desa”.(Foto: Humas Pemkab Banyuwangi)

Banyuwangi - Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani kembali menggeber program “Gesah Bareng Kepala Desa”. Kali ini di Kantor Kecamatan Genteng, Kamis (4/8/2022). Di sana, Ipuk duduk lesehan bersama para kepala desa (kades) dari Kecamatan Kalibaru, Genteng, Glemore, Sempu, Singojuruh, dan Songgon. “Gesah” alias diskusi pun tampak gayeng.

"Matur nuwun Bapak/Ibu Kades. Kami bareng-bareng, gotong royong, mencari solusi atas permasalahan atau aspirasi yang ada. Mungkin belum bisa ideal, tapi kami bersama-sama cari solusi terbaik," kata Bupati Ipuk dalam siaran pers yang diterima redaksi, Jumat (5/8/2022).

Dalam diskusi, Ipuk dan para kades membahas sejumlah masalah. Antara lain program pavingisasi, sertifikasi tanah, pembangunan jalan dan jembatan, pengairan, serta lainnya. Bupati Ipuk langsung mengintruksikan perangkat daerah terkait untuk menindaklanjuti.

"Masalah-masalah tadi satu per satu kami bahas bagaimana jalan keluarnya. Kades apabila ada masalah, segera koordinasi dengan camat, dengan pemkab, kami bantu," tambah Ipuk.

Bupati Ipuk mengajak kades agar memiliki program-program prioritas dan terukur yang bisa langsung dirasakan masyarakat.

"Program-program prioritas yang langsung dirasakan masyarakat, terbukti mampu menekan angka peningkatan kemiskinan Banyuwangi selama pandemi Covid-19," kata Ipuk.

Baca juga:
Melalui Festival, Pemkab Banyuwangi Ajak Musisi Jalanan Tampil di Kafe-Hotel

"Selama pandemi, kami fokus pada UMKM dan ekonomi arus bawah. Hasilnya, Banyuwangi menjadi kabupaten yang peningkatan kemiskinannya termasuk terendah di Jawa Timur. Karena itu, kami mengajak agar kades juga memiliki program prioritas dan terukur utamanya arus bawah," jelas Ipuk.

Program-program prioritas yang bisa langsung dirasakan tersebut di antaranya Rantang Kasih atau bantuan makanan pada warga lanjut usia, bedah rumah, beasiswa bagi keluarga tidak mampu, penurunan stunting, dan lainnya.

"Tapi juga harus terukur. Minggu ini melakukan apa, targetnya apa, dan evaluasi hasilnya apa. Tiap minggu saya selalu meminta dan mengevaluasi rapot kinerja kepala OPD (Organisasi Perangkat Daerah). Target apa yang dikerjakan, hasilnya seperti apa, berdampak tidak pada masyarakat," katanya.

Baca juga:
1.650 Pelajar Meriahkan Karnaval Kebangsaan di Banyuwangi

Hal yang sama juga Ipuk harap bisa dilakukan pemerintah desa. Ipuk juga meminta kepada camat yang hadir dalam gesah untuk lebih intens melakukan pendampingan dan komunikasi dengan kades.

"Saya minta camat bisa menjadi penghubung para kades pada pemerintah kabupaten. Apa yang menjadi permasalahan desa tolong didampingi. Apabila membutuhkan bantuan pemerintah kabupaten segera dikoordinasikan," pinta Ipuk.