Pixel Code jatimnow.com

Mata Air Abadi di Lamongan, Hanya Kubangan Tapi Bisa Cukupi Kebutuhan Pertanian

Editor : Sofyan Cahyono Reporter : Adyad Ammy Iffansah
Kades Patakan Subakri Cahyo Utomo saat membasuh muka di sumber mata air abadi.(Foto : Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)
Kades Patakan Subakri Cahyo Utomo saat membasuh muka di sumber mata air abadi.(Foto : Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

Lamongan - Situs peninggalan Raja Airlangga di Desa Patakan, Kecamatan Sambeng, Lamongan, menyimpan banyak misteri. Salah satunya sumber mata air abadi. Warga setempat mempercayai mata air tersebut punya manfaat beragam. Di antaranya bisa bikin awet muda, meningkatkan derajat dan kewibawaan seseorang.

Sumber mata air abadi terletak sekitar 10 meter di Utara candi patakan. Setiap harinya, tempat tersebut banyak dikunjungi warga.

"Kami percaya mata air itu sudah ada sejak Raja Airlangga singgah saat membangun salah satu kerajaannya di Patakan. Airnya tidak pernah suruh, juga tidak pernah bertambah," ungkap Kepala Desa Patakan Subakri Cahyo Utomo, Sabtu (6/8/2022).

Menariknya lagi, sumber mata air tidak terlalu dalam. Hanya berbentuk kubangan dengan kedalaman tidak sampai 2 meter. Tapi airnya terus mengalir bahkan mampu mencukupi kebutuhan pertanian di kawasan tersebut.

Baca juga:
Stopper Muda Persela Lamongan Cedera Jelang Liga 2

"Sumber air pertanian juga berasal dari mata air tersebut, terus mengalir hingga membentuk aliran sungai. Manfaatnya sampai sekarang tanaman bisa subur meski daerah perbukitan," ujarnya.

Menurut Subakri, banyak kalangan pejabat hingga politisi sengaja singgah membasuh muka dan meminum air dari sumber tersebut.

Baca juga:
Tanaman Padi Roboh Diterjang Angin, Petani di Lamongan Panen Lebih Awal

"Sebut saja Gus Falah, anggota DPR RI X Jawa Timur menyempatkan waktunya ke sini. Para bupati hingga anggota DPRD Lamongan," urainya.

Dirgahayu Ri 77 Bank Jatim