Pixel Code jatimnow.com

Kasihan, Pemuda asal Bangkalan Kehilangan Motor saat COD di Gubeng, Surabaya

Editor : Narendra Bakrie Reporter : Zain Ahmad
Mapolsek Gubeng, Surabaya (Foto: Pras for jatimnow.com)
Mapolsek Gubeng, Surabaya (Foto: Pras for jatimnow.com)

Surabaya - Pemuda asal Bangkalan menjadi korban penipuan saat cash on delivery (COD) aki di Jalan Dharmahusada, Surabaya. Motor Honda Scopy bernopol L 4073 BC miliknya raib dibawa kabur dua orang yang ditemuinya.

Informasi yang dihimpun, peristiwa terjadi sekitar pukul 11.00 WIB, Rabu (10/8/2022). Korban diketahui berinisial MT (22). Kasus ini sudah dilaporkan ke Polsek Gubeng, dan kabarnya sudah dilakukan penyelidikan.

"Sudah, tadi saya laporkan ke Polsek Gubeng, habis Magrib. Sudah diterima," ujar MT kepada wartawan usai membuat laporan.

MT menjelaskan, kejadian itu bermula saat ia mendapat pembeli aki melalui pesan singkat. Setelah membuat janji, MT dan pelaku kemudian janjian COD di Jalan Dharmahusada.

MT kemudian berangkat dari tempatnya kerjanya di kawasan Gubeng dengan mengendarai motornya tersebut. Setelah sampai di lokasi yang telah ditentukan, ia ditemui dua orang laki-laki yang membawa motor Yamaha Mio J warna biru.

Saat bertemu itulah, dua orang yang mengaku sebagai pembeli aki tiba-tiba meminjam motor MT dengan alasan akan mengambil aki di rumahnya karena ketinggalan.

Tanpa berpikir negatif, MT dengan polosnya langsung memberikan kunci motornya kepada salah satu pelaku.

Baca juga:
Istri Kades Dipenjara karena Terlibat Penipuan Berkedok Investasi Pakan Ternak

"Ya saya pinjemin gitu aja. Awalnya ya nggak curiga sama sekali. Karena temannya juga nunggu sama saya. Bilang ke saya katanya mau ambil aki bekas di rumah, mau tukar tambah. Katanya biar nggak bolak balik," jelasnya.

Setelah ditunggu hampir tiga jam, rupanya pria yang meminjam motornya tak kunjung kembali. Tak lama setelah itu, giliran teman pelaku yang saat itu menemani MT, juga ikut kabur dengan alasan membeli kopi karena menunggu lama.

"Saya tunggu kok nggak balik-balik. Di situ akhirnya saya curiga. Motor saya ini dibawa kabur," terang MT.

Baca juga:
Fatayat NU Bangil, Pasuruan Dapat Bantuan Motor untuk Siar Islam

Sadar menjadi korban penipuan, MT didampingi temannya melaporkan kejadian itu ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polsek Gubeng.

"Ciri-ciri pelakunya itu, satu badannya tinggi agak tua, ada kumisnya. Satunya masih muda kayak anak-anak kuliahan. Pakai motor Mio J warna biru," pungkasnya.

Sementara Kapolsek Gubeng, Kompol Sodik Efendi belum merespon konfirmasi jatimnow.com melalui pesan WhatsApp.