Pixel Code jatimnow.com

Intiland Kembangkan TOD Terpadu di Talaga Bestari Tangerang

Editor : Sofyan Cahyono Reporter : Jajeli Rois
Sinergi strategis Intiland-Mitbana untuk pengembangan kawasan Talaga Bestari.(Foto: Intiland)
Sinergi strategis Intiland-Mitbana untuk pengembangan kawasan Talaga Bestari.(Foto: Intiland)

jatimnow.com - Perusahaan pengembang properti PT Intiland Development Tbk (Intiland;DILD) akan mengembangkan kawasan Transit Oriented Development (TOD) terpadu. Lokasinya di Talaga Bestari, Tangerang, seluas 51 hektare. Proyek tersebut melibatkan Mitbana Urban Development Fund (Mitbana) dengan pembentukan perusahaan joint venture PT Inti Mitbana Development (IMD)..

"Pengembangan kawasan Talaga Bestari memiliki prospek sangat baik, seiring dengan semakin lengkapnya pengembangan infrastruktur jalan yang meningkatkan konektivitas dan aksesibilitas ke berbagai tujuan di Jakarta maupun Tangerang," ujar Direktur Pengembangan Bisnis Intiland Permadi Indra Yoga, Kamis (12/8/2022).

Kawasan Talaga Bestari dinilai strategis. Sebab ditopang akses jalan tol Jakarta-Merak, serta tersedianya pintu tol Balaraja Timur yang memudahkan akses dari dan menuju Jakarta atau Tangerang. Termasuk akses langsung menuju kawasan pusat bisnis di Jakarta.

Talaga Bestari juga dekat dengan Jalan Tol Serpong-Bandara yang menghubungkan ke Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Akses infrastruktur lainnya, yakni Jalan Tol Serpong–Balaraja yang saat ini sedang proses pembangunan, serta rencana jalan tol Balaraja-Bandara yang akan dibangun di masa depan. Jalan tol lokasinya dekat kawasan pengembangan baru Talaga Bestari.

"Kemitraan dengan Mitbana menjadi strategi pertumbuhan utama dan menyinergikan kekuatan serta dan pengalaman kedua pihak untuk pengembangan properti di masa depan," tuturnya.

Baca juga:
DPRD Surabaya Soroti Konflik Warga dan Pengembang Darmo Hill

Permadi menerangkan, pengembangan baru kawasan Talaga Bestari terbagi menjadi dua tahap. Pertama, pengembangan township seluas 40 hektare yang meliputi, perumahan, ritel, food and beverage, fasilitas club house untuk penghuni. Kedua, menempati lahan seluas 11 hektare untuk pengembangan area TOD yang dilengkapi dengan apartemen, ritel dan komersial terpadu yang terintegrasi dengan berbagai fasilitas suttle bus dan stasiun Mass Rapid Transport (MRT).

"Pengembangan baru seluas 40 hektare rencananya dimulai dari pengembangan tahap I di lahan seluas 3,3 hektare untuk sekitar 218 unit rumah. Klaster perumahan diperkirakan diluncurkan pada triwulan keempat tahun ini," terang Permadi Indra Yoga.

Kerja sama joint venture antara Intiland dan Mitbana berlaku efektif sejak 5 Agustus 2022. Penandatanganan kesepakatan kerja sama telah dilakukan sebelumnya oleh Wakil Presiden Direktur dan Chief Operating Officcer Intiland Suhendro Prabowo serta Direktur Pengembangan Bisnis Intiland Permadi Indra Yoga dengan Mr. Pang Yee Ean selaku Board Member Mitbana di Jakarta.

Baca juga:
Digugat soal IPL Oleh Developer, Begini Upaya Warga Perumahan Darmohill Surabaya

Chief Executive Officer Mitbana Yap Shih Chia mengatakan, Indonesia selalu menjadi pilihan pasar investasi utama bagi Mitbana.

"Indonesia memiliki fundamental ekonomi yang kuat dan kebijakan yang pro-investasi. Jadi memberikan kami alasan terbaik untuk tetap berkomitmen dalam pembangunan perkotaan yang berkelanjutan di ekonomi terbesar di Asia Tenggara," ujar Shih Cia.