Pixel Code jatimnow.com

RK Mortar dan Gocement Edukasi Tukang Bangunan di Surabaya Cara Belanja Online

Editor : Sofyan Cahyono Reporter : Zain Ahmad
RK Mortar dan Gocement saat memperkenalkan aplikasi Gocement kepada para tukang di Surabaya.(Foto: Zain Ahmad/jatimnow.com)
RK Mortar dan Gocement saat memperkenalkan aplikasi Gocement kepada para tukang di Surabaya.(Foto: Zain Ahmad/jatimnow.com)

Surabaya - RK Mortar bersama Gocement memperkenalkan aplikasi Gocement untuk memudahkan pelanggan dalam belanja kebutuhan alat bangunan. Selain memperkenalkan aplikasi, dalam even kali ini perusahaan juga mengundang para tukang di Surabaya untuk mendapatkan edukasi.

"Melakukan yang kayak gini, even ini, khusus untuk tukang-tukang. Jadi tukangnya nanti kami kasih tahu, kami kasih edukasi caranya bagaimana menggunakan aplikasi, bagaimana caranya pesan bahan bangunan di aplikasi," kata Marketing Manager Gocement Ifa kepada jatimnow.com di Surabaya, Sabtu (13/8/2022).

"Dalam hal ini, kami juga kolaborasinya sama toko-toko. Karena kan di aplikasi ada beberapa merchant yang toko bangunan juga. Nah, di toko itu kan biasanya punya banyak tukang. Kami undangnya di setiap satu toko ada tukang-tukangnya. Itu yang kami ajak," tambahnya.

Menurut Ifa, sekarang sudah mulai banyak pembangunan setelah masa pandemi Covid-19.

"Sekarang sudah naik lagi. Selanjutnya kami mau coba masuk ke kontraktor-kontraktor ke perumahan-perumahan yang sudah mulai bisa bangun lagi," ujarnya.

Untuk target, Ifa menyebut bahwa saat ini usernya telah mencapai 1.000 orang. Harapan ke depannya bisa naik berkali-kali lipat.

"Pastinya mau naik berkali-kali lipat. Kami kalau bisa tahun ini sudah bisa sampai di 3.000 user," ungkapnya.

Kenapa dalam even ini lebih memilih memperkenalkan aplikasi? Ifa mengatakan bahwa konstruksi itu industri yang paling belum banyak mengerti soal digital. Oleh karena itu, pihaknya mengajak tukang-tukang untuk memberikan edukasi.

"Edukasinya kami sekarang lebih banyak di situ. Karena penggunanya kan seperti tukang, mandor, mungkin kalau kontraktor besar atau kontraktor yang sudah di atas mereka lebih paham cara penggunaan aplikasi gitu. Tapi kalau untuk yang levelnya masih tukang, masih mandor, nah itu kami butuh banyak edukasi. Karena mereka kadang-kadang cukup kesulitan untuk bisa menggunakan aplikasi. Tantangannya sih yang sekarang kami hadapi," tandasnya.

Baca juga:
Polres Bangkalan Hadirkan 911 Versi Lokal untuk Tekan Kriminalitas

Ifa menambahkan, even ini baru pertama kali diadakan. Selanjutnya akan bekerja sama dengan banyak asosiasi-asosiasi yang memang mewadahi para kontraktor.

"Nah, di sini berarti ini kan platform kalau namanya platform gocement itu dia harus mempunyai fungsi kan. Menghubungkan-menghubungkan siapa principle. Makanya di sini ada di bawah RK mortarnya sebagai principle menghubungkan dengan user-usernya, siapa ya para kontraktor itu. Jadi even ini memang adalah untuk memperkenalkan produk-produk dari principle dan juga untuk memudahkan pencarian itu dengan platform dokumen," jelasnya.

"Jadi even seperti ini akan kami lakukan secara rutin. Kalau kami punya planning itu satu bulan dua kali. Baik itu even yang kami selenggarakan sendiri sebagai konsumen yang nggak banding tadi atau dengan langsung dengan asosiasi kami lakukan seperti itu," pungkas Ifa.

Sementara itu, Kepala Produksi RK Mortar Christopher Keating menambahkan bahwa pihaknya percaya formulanya sudah rahasia khusus dan di perusahaan lain tidak ada.

"Ini formulanya khusus, racikannya khusus. Jadi yakin dan diyakini bahwa ini yang paling unggul yang paling bagus," ujarnya.

Baca juga:
Cari Jodoh di Aplikasi Online, Wanita asal Madiun Kehilangan HP dan Motor

Selain itu, kata Christoper, pihaknya juga memperhatikan betul sampai ukuran pasirnya hingga cari yang pas. Itu dilakukan supaya menghasilkan formula yang khusus.

"Jadi kayak pasir itu, sampai research ke banyak tempat sampai seukuran pasirnya itu diteliti, kayak gitu. Jadi kenapa kok sangat diyakini kalau produknya ini pasti yang terbaik, dan seperti yang tadi kami lihat produknya benar-benar terbaik," jelasnya.

Untuk harga, Christoper menyebut ikut tengah. Sebab jika mortar itu banyak, dari yang bawah, ada tengah ada atasnya, dan ada konfliknya.

"Artinya sendiri-sendiri. Yang atas juga harganya atas, tengah juga harganya setengah. Bawah juga harganya bawah. Tapi formulanya itu benar-benar spesifik sampai seukuran bahan-bahannya, kualitasnya itu atas. Tapi harganya itu ikut tengah. Jadi itu kelebihannya kami," pungkasnya.