Pixel Code jatimnow.com

Romansa Pangeran Jenggala dan Ragam Budaya Nusantara dalam Kediri Nite Carnival

Editor : Narendra Bakrie Reporter : Yanuar Dedy
Penampilan peserta Kediri Nite Carnival dari Gudang Garam (Foto-foto: Yanuar Dedy/jatimnow.com)
Penampilan peserta Kediri Nite Carnival dari Gudang Garam (Foto-foto: Yanuar Dedy/jatimnow.com)

Kota Kediri - Beragam kebudayaan nusantara hadir memeriahkan gelaran Kediri Nite Carnival 2022 yang digelar Sabtu (27/8/2022) malam.

Parade budaya yang menghadirkan puluhan defile dari Kota Kediri dan 14 daerah di Jawa hingga Bali itu mampu menghipnotis ribuan pasang mata yang memadati rute sepanjang Taman Memorial Park hingga Balai Kota Kediri.

Ada kesenian dari daerah tetangga, Blitar dan Tulungagung. Ada pula defile dari Madura dengan musik khasnya, Banyuwangi, Madiun, Surakarta hingga Jembrana Bali yang tampil dengan kesenian daerah mereka masing-masing.

Tak kalah menarik adalah cerita-cerita Panji Kota Kediri yang ditampilkan oleh kelompok OPD, swasta dan para pelajar di Kota Kediri.

Salah satunya, mengisahkan romansa Raden Inu Kertapati dalam mencari cinta sejati yang ditampilkan oleh perusahaan rokok PT Gudang Garam Kediri.

Pengembaraan pangeran dari Kerajaan Jenggala yang membuahkan jalinan asmara dengan putri dari empat kerajaan, salah satunya Dewi Sekartaji atau Dewi Galuh Candra Kirana dari Kerajaan Kediri.

Penampilan peserta Kediri Nite Carnival dari Gudang GaramPenampilan peserta Kediri Nite Carnival dari Gudang Garam

Buah perkawinan mereka melahirkan sejumlah kerajaan megah yang memberikan kejayaan dan kemuliaan kepada rakyatnya.

Baca juga:
Legenda Gumuk Rondo Songo Disajikan dalam Pawai Budaya Bojonegoro

Dalam tema Puspawarni Topeng Panji Tanah Kediri itu, kemegahan tergambar jelas dari formasi yang memasukkan unsur kerajaan secara utuh. Barisan terdepan dipimpin 10 peraga topeng Panji, disusul raja, dua pangeran di belakangnya, dan 6 putri atau kleting.

Iring-iringan tersebut menjadi garda depan yang mengawal Singgasana dan Ratu, diikuti 2 punggawa dan 8 prajurit sebagai penutup barisan.

"Semuanya keren, dari Madura tadi, dari Bali juga. Yang dari Kediri Gudang Garam, Bank Jatim juga oke. Tema-tema kerajaan semua," tutur Indah, warga Kelurahan Mojoroto.

Menurutnya, ini juga bisa menjadi edukasi untuk anak-anak dan para milenial agar bisa mengenal sejarah Kediri dan juga kesenian daerah lain.

Baca juga:
Budaya 2 Daerah Bertemu di Amphitheater Arjuna Wiwaha Kota Batu

Kediri Nite Carnival merupakan rangkaian Hari Jadi ke-1143 Kota Kediri. Setelah lama absen karena pandemi Covid-19, parade budaya malam hari ini kembali hadir.

Selain sebagai hiburan, Kediri Nite Carnival menurut Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar juga memberikan dampak ekonomi masyarakat. Selaras dengan tema rangkaian Hari Jadi Kota Kediri tahun ini yaitu Bangkit Bareng.

"Kita juga fokus untuk pemulihan ekonomi. Pengennya perekonomian segera running well. Jadi event-event ini pancingan agar perekonomian bisa terus bergerak," jelas Abu Bakar.