Pixel Code jatimnow.com

Pencurian Tas di Masjid Raden Rahmat Kota Malang Terekam CCTV

Editor : Sofyan Cahyono Reporter : Galih Rakasiwi
Tangkapan layar video viral.
Tangkapan layar video viral.

Malang - Pencurian di dalam masjid kembali terjadi di Kota Malang. Tepatnya di Masjid Raden Rahmat, Jalan Joyo Utomo, Kecamatan Lowokwaru. Peristiwanya terjadi Kamis (25/8/2022) lalu sekitar pukul 12.00 WIB. Aksi pelaku terekan CCTV dan kemudian viral di media sosial.

Wakapolsek Lowokwaru, AKP Anton Widodo membenarkan adanya kejadian tersebut. Usai kejadian, korban langsung melapor.

"Laporannya sudah kami terima di hari kejadian itu. Sekarang kami masih lakukan penyelidikan identifikasi pelakunya," ujarnya, Selasa (29/8/2022).

Sementara Takmir Masjid Raden Rahmat, Kosim menceritakan kronologi kejadiannya. Saat itu ada laki-laki dan perempuan yang datang ke masjid untuk salat.

"Tak lama berselang, tas kedua jamaah tersebut diletakkan di dinding belakang bagian saf perempuan. Posisi tas miliknya jauh, mungkin karena teledor," katanya.

Ketika memasuki rakaat ketiga, datang pelaku pencurian. Pelaku diduga seorang laki-laki mengenakan masker, jaket, celana panjang cokelat, dan membawa tas punggung.

Baca juga:
Jambret Gasak Kalung Nenek Bermodus Pura-pura Minta Mangga untuk Istri Nyidam

"Pelakunya itu datang menggunakan sepeda motor jenis Yamaha Vixion berwarna merah, rambutnya pendek, badannya besar dan tegap," imbuhnya.

Setelah turun dari sepeda motor, pelaku sempat menuju ke kamar mandi. Ketika sampai di depan kamar mandi, pelaku melihat ke arah dalam masjid yang diduga untuk memastikan situasi dan kondisi.

"Saat rakaat ketiga, pelaku masuk ke dalam masjid dan langsung mengambil tas korban. Si pelaku ini masuknya lewat pintu samping, tapi keluarnya dari pintu belakang. Kejadiannya sangat cepat sekitar 3-4 menit," katanya.

Baca juga:
Penyebar Video Jenazah Hanya Diantar Perangkat Desa di Kediri Minta Maaf

Keterangan dari kedua korban yang masih mahasiswa, mereka kehilangan barang-barang berharganya seperti laptop, dompet, HP, dan uang.

"Kalau jumlahnya berapa masing-masing barang yang hilang, saya tidak tahu. Tapi kata si ibu korban kalau dompet anaknya atau temannya itu ditemukan pengamen di daerah Masjid Sabilillah, tapi uangnya sudah tidak ada," tutupnya.