Pixel Code jatimnow.com

Khofifah Cek Harga, Stok dan Distribusi Elpiji 3 Kilogram di Jombang

Editor : Narendra Bakrie Reporter : Elok Aprianto
Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa beserta Bupati Jombang Hj Mundjidah Wahab saat mendatangi agen elpiji di Jombang (Foto: Elok Aprianto/jatimnow.com)
Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa beserta Bupati Jombang Hj Mundjidah Wahab saat mendatangi agen elpiji di Jombang (Foto: Elok Aprianto/jatimnow.com)

Jombang - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menggelar sidak ke salah satu agen elpiji di Jombang, Sabtu (3/9/2022) sore.

"Kami memonitoring beberapa produk BBM ada kenaikan. Elpiji 3 kilogram, saya mengonfirmasi ulang ke Pertamina, harganya tetap, tidak ada kenaikan," ungkap Khofifah.

"Oleh karena itu saya ingin memastikan bahwa stoknya aman dan distribusinya juga aman," tambahnya.

Khofifah menyebut kondisi ini sesuai dengan hasil koordinasi pihaknya dengan jajaran Forkopimda Jawa Timur.

"Bahwa pihak, TNI dan Polri siap mengawal di 6 suplai poin di Jawa Timur. Dan proses distribusinya juga akan dikawal. Pentingnya menjamin stok aman, distribusi lancar, ini bisa terjamin terkawal dan kita ingin memastikan terutama elpiji 3 kilogram ini," ujarnya.

Selain itu, Khofifah menyebut bahwa elpiji 3 kilogram ini perlu dipastikan keamanan stok dan distribusinya, karena sudah menjadi kebutuhan pokok masyarakat.

"Elpiji 3 kilogram ini sangat dibutuhkan ibu-ibu untuk keperluan dapur mereka. Juga warung-warung untuk usaha mikro dan ultramikro yang mereka juga membutuhkan. Maka stoknya harus dipastikan aman, distribusinya harus dipastikan aman," paparnya.

Sebelumnya Khofifah dijadwalkan untuk melakukan kunjungan ke salah satu titik depo elpiji di Jombang. Namun, karena masih dalam proses pengiriman, akhirnya ia bergeser ke agen elpiji Jalan Kemuning, Jombang.

"Saya tadi sebenarnya berencana ke salah satu titik, namun elpiji masih dalam proses pengiriman. Sehingga ada kekosongan elpiji di satu titik tadi, dan semoga proses pengirimannya segera sampai sehingga tidak ada lagi kekosongan," ujarnya.

Baca juga:
Baru Dibuka, Bursa Pariwisata Jawa Timur Diserbu Pengunjung

Khofifah menyebut bahwa di agen elpiji Jalan Kemuning, stoknya aman, begitu pula pasokannya.

"Tadi saya sampaikan jika nanti ada permintaan elpiji 3 kilogram untuk masyarakat dari kalangan usaha mikro atau ultramikro ke sini, insyaAllah besok meskipun hari Minggu akan tetap dilayani," tegas dia.

Dia menegaskan jika suplai dengan stok harus seimbang. Sehingga tidak ada kekosongan elpiji 3 kilogram di masyarakat.

"Saya koordinasi dengan Pertamina sampai setengah satu malam, dengan Pangdam dengan Kapolda dan para kapolres, termasuk dengan bupati dan walikota koordinasinya secara komperhensif dan intensif. Artinya harapan kita elpiji 3 kilogram tidak mengalami kenaikan, stok dan distribusinya harus aman," bebernya.

Baca juga:
Ayo Rek! Ikut Upacara HUT ke-77 Jatim Sambil Tonton Penyanyi Cilik Farel Prayoga

Sementara terkait dampak kenaikan harga BBM pada bahan pangan, Khofifah mengaku sudah melakukan koordinasi dengan kantor perwakilan BI Jatim, untuk memberikan subsidi pada masyarakat.

Hal ini dikarenakan adanya kenaikan harga beras baik medium maupun premium mungkin akan mengalami kenaikan sebesar 1,4 atau 1,6 persen dari harga sekarang.

"Kita sedang melakukan exercise dari SE Mendagri, sehingga mungkin bisa dikeluarkan BTT (bantuan tidak terduga) untuk mensubsidi biaya transport dari volley tail food. Ini adalah jenis logistik yang kemungkinan mengalami kerentanan pergerakan," papar dia.

Usai melakukan kunjungan ke agen elpiji itu, Khofifah yang didampingi Bupati Jombang Hj Mundjidah Wahab bergeser ke Tambakberas untuk takziah ke KH. Abdul Nashir Abdul Fatah selaku pengasuh Ribath induk Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas.