Pixel Code jatimnow.com

Cara Unik Pemkab Lamongan Naikkan Pamor Ikan Pindang

Editor : Arina Pramudita Reporter : Adyad Ammy Iffansah
Festival Pindang Megilan di Kecamatan Brondong, Lamongan. (Foto: Humas Pemkab Lamongan/jatimnow.com)
Festival Pindang Megilan di Kecamatan Brondong, Lamongan. (Foto: Humas Pemkab Lamongan/jatimnow.com)

Lamongan - Dilatarbelakangi potensi besar di bidang perikanan, Pemkab Lamongan menggelar festival Pindang Megilan, Minggu (4/9/2022).

Meski terkesan nyeleneh, kegiatan ini digadang-gadang berhasil menjadikan festival tersebut sebagai promosi kuliner tradisional Lamongan. Selain itu beragam inovasi dan kreasi juga dilakukan pelaku UMKM untuk menarik perhatian masyarakat luas.

"Festival Pindang Megilan di Kecamatan Brondong ini untuk pertama kalinya. Festival ini dilakukan agar olahan Pindang naik kelas," ungkap Moh Naim, Camat Brondong saat acara di Pendopo Kecamatan Brondong, Lamongan.

Melihat antusiasme masyarakat dalam menyemarakkan Festival Pindang Megilan, Bupati Lamongan Yuhronur Efendi atau disapa Pak Yes menyampaikan apresiasinya atas ide kreatif dan penuh inspirasi dalam mengangkat potensi lokal yang dimiliki Kecamatan Brondong.

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi saat menghadiri Festival Pindang Megilan di Kecamatan Brondong.Bupati Lamongan Yuhronur Efendi saat menghadiri Festival Pindang Megilan di Kecamatan Brondong.

Baca juga:
Festival Payung Indonesia Digelar Awal September, Berikut Keistimewaannya

"Saya sering sekali makan ikan manyung, ikan pindang dan ikan-ikan yang lainnya, tapi di festival ini memang ada satu kreativitas yang berbeda apalagi yang memasak ini sangat banyak sangat luar biasa, megilan," ucap Pak Yes.

Untuk itu, Pak Yes mengharapkan berbagai kegiatan dalam rangka memunculkan potensi lokal mampu menggairahkan kembali ekonomi kerakyatan pasca-pandemi Covid-19.

Baca juga:
Hadir di FNRP 2022, Sandiaga Uno: Ini Bukti Konkrit Reog Milik Ponorogo

"Kemarin saya juga datang di Festival Gemar Makan Ikan di Babat, sekarang Festival Pindang Megilan di Brondong, ini membuktikan bahwa kita semua bisa bangkit lebih cepat dan kita akan lebih kuat dalam perekonomian," pungkasnya.

Kegiatan juga diramaikan dengan partisipasi ribuan ibu-ibu yang turut nyambel bareng 1000 cobek penyet panggang, kontes Ndas Manyung serta lomba cipta menu olahan Pindang.