Pixel Code jatimnow.com

Suharso Monoarfa Bicara Soal Amplop Kiai, Kantor PPP Jombang Digeruduk Massa

Editor : Sofyan Cahyono Reporter : Elok Aprianto
Massa aksi saat mendatangi Kantor DPC PPP Kabupaten Jombang.(Foto: Elok Aprianto)
Massa aksi saat mendatangi Kantor DPC PPP Kabupaten Jombang.(Foto: Elok Aprianto)

Jombang - Kantor DPC PPP Kabupaten Jombang digeruduk puluhan orang yang tergabung dalam Aliansi Alumni Santri Jombang, Senin (5/9) sekitar pukul 10. 30 WIB. Sedikitnya ada 25 orang yang ikut aksi. Mereka menuntut agar Suharso Monoarfa mundur dari jabatannya sebagai Ketua Umum DPP PPP masa bakti 2020-2025.

Koordinator Aliansi Alumni Santri Jombang Agus Zainal menjelaskan, pihaknya mendesak DPW PPP Jatim dan DPC PPP Kabupaten Jombang untuk mendorong agar Suharso Monoarfa mundur dari jabatannya.

"Untuk ikut mendorong agar dari ketua umum Suharso Monoarfa turun dari jabatannya. Kenapa turun, karena pernyataan dari Suharso ketika ada sekolah politik. Dia (Suharso, red) bicara tentang amplop kiai atau amplop ulama, itu yang membuat kawan-kawan dari alumni santri merasa terhina kiainya," terang Zainal di depan kantor DPC PPP Kabupaten Jombang.

Dikatakan Zainal, aksi turun ke jalan merupakan bentuk pembelaan para Alumni Santri Jombang kepada ulama dan kiai yang dianggap telah dihina Suharso Monoarfa.

"Kami turun ke jalan untuk bela kiai, kami kembalikan marwah kiai. Kiai atau ulama itu sebagai tokoh dari umat Islam, dan yang menjadi panutan. Sehingga kami tidak terima dengan steatmen Suharso Monoarfa," tegasnya.

Baca juga:
Santri Ponpes Meninggal Dunia saat Belajar, Sempat Kejang Sebelumnya

Berdasarkan hasil Mukernas PPP yang digelar di Serang Banten, memang Suharso Monoarfa diberhentikan dari jabatannya oleh majelis partai.

"Dengan hasil Mukernas kemarin, Suharso sudah mundur dan digantikan Plt Muhammad Mardiono," paparnya.

Dalam aksinya, para santri ditemui Sekretaris PPP Jombang. Nantinya aspirasi para Alumni Santri Jombang akan disampaikan ke Ketua DPW PPP Jatim Hj Mundjidah Wahab.

Baca juga:
34 Murid MI di Desa Ini Terima Bantuan Seragam dan Gratis Iuran Sekolah Setahun

"Tadi ditemui Bapak Jakfar, tadi targetnya ketemu Ketua DPW. Respon PPP Jombang, intinya siap dan menerima aspirasi untuk disampaikan ke Ketua DPW PPP Jatim Ibu Nyai Mundjidah Wahab," pungkasnya.

Usai menyampaikan aspirasinya, 25 orang dari Aliansi Alumni Santri Jombang membubarkan diri dan menutup kembali poster berisi 3 tuntutan. Intinya meminta Suharso Monoarfa mundur dari jabatannya sebagai Ketua Umum DPP PPP periode 2022-2025.