Pixel Code jatimnow.com

Harga BBM Naik, Motor Listrik Solusinya

Editor : Sofyan Cahyono Reporter : Sahlul Fahmi
Motor listrik Molindo jenis sport.(Foto: Sahlul Fahmi)
Motor listrik Molindo jenis sport.(Foto: Sahlul Fahmi)

Gresik - Naiknya harga Bahan Bakar Minyak (BBM) membuat kehadiran motor listrik kian diminati masyarakat. Selain lebih ekonomis, penggunaan maupun perawatan motor listrik juga lebih mudah dan ramah lingkungan.

Direktur Utama PT Mobil Listrik Indonesia (Molindo) Setiajid mengatakan, motor listrik menjadi solusi terbaik atas naiknya harga BBM. Harganya juga relatif murah.

"Berdasarkan hitungan untuk mengisi penuh baterai motor listrik produksi kami hanya membutuhkan daya listrik sebesar 3 Kwh. Kalau dirupiahkan ketemunya hanya Rp4.800. Sementara untuk jarak tempuh, baterai penuh bisa mencapai 70 kilometer," jelas Setiajit saat ditemui di kantornya di Jalan Raya Menganti 8, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik, Senin (5/9/2022) sore.

Direktur Utama PT Mobil Listrik Indonesia (Molindo) Setiajid.(Foto: Sahlul Fahmi)Direktur Utama PT Mobil Listrik Indonesia (Molindo) Setiajid.(Foto: Sahlul Fahmi)

Dengan perhitungan tersebut, maka penggunaaan motor listrik tentu lebih ekonomis jika dibanding menggunakan kendaraan berbahan bakar minyak.

"Motor yang menggunakan BBM untuk menempuh jarak 70 kilometer butuh 2,5 sampai 3 liter minyak. Kalau dinominalkan dengan harga BBM yang sekarang sudah berapa. Jadi biaya pengeluaran motor listrik ini hanya 15 sampai 20 persen saja jika dibanding dengan motor berbahan bakar minyak," ucapya.

Setiajid menambahkan, kehadiran motor listrik lebih menguntungkan masyarakat. Apalagi bagi tukang ojek yang pekerjaannya sangat mengandalkan motor.

"Kalau menggunakan motor listrik, tukang ojek akan semakin untung. Mereka bisa membawa pulang uang lebih banyak karena biaya untuk membeli BBM berkurang drastis," kata Setiajit.

Harga motor listrik tidak semahal motor BBM. Bahkan untuk motor listrik keluaran Molindo harganya berani bersaing dengan motor BBM yang setipe.

Baca juga:
Pemkab Kediri Finalisasi Data Pedagang Penerima Bantuan BBM, Ini Targetnya

"Dalam hal pemakaian, motor listrik juga lebih simpel karena pengguna tidak perlu memgantre di SPBU. Baterai bisa dicas di rumah, kantor, kampus bahkan di mall. Apalagi saat ini sudah banyak tersedia Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU)," ujarnya.

Setiajit berharap pemerintah bisa menyediakan banyak SPKLU baik di setiap SPBU maupun tempat-tempat umum lainnya agar masyarakat lebih mudah mendapatkan tempat mengecas baterai saat beraktivitas di luar.

"Menurut informasi pasokan listrik surplus hingga 2.600 megawatt. Surplus tersebut harus bisa dimaksimalkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Semisal bagi tukang ojek nantinya bisa mengecas baterainya dimana saja sambil menunggu orderan penumpang. Tentunya untuk mewujudkan itu, kami akan bekerja sama dengan pemerintah dan PLN," ujar Setiajid.

Adapun kelebihan lain yang dimiliki motor listrik adalah sangat ramah lingkungan. Selain tidak menggunakan BBM, motor listrik tidak menggunakan oli.

"Motor listrik ini kan tidak mengeluarkan emisi apapun, jadi sangat ramah lingkungan. Sedang untuk administrasinya juga lengkap mulai Nomor Polisi, STNK dan BPKB ," bebernya.

Baca juga:
Dugaan Penggelapan Pasokan BBM Kapal, Pemilik-Direksi Bahana Line Mangkir Lagi

Dengan berbagai kelebihan itu, tak heran jika animo masyarakat kepada motor listrik cukup tinggi. Untuk saat ini sudah banyak pihak yang bersedia bekerja sama mendirikan dealer di 38 kabupaten.

"Peminatnya cukup tinggi, target penjualan kami untuk tahun ini mencapai seribu unit. Kami harapkan akan meningkat setiap tahunnya dan di 2025 nanti bisa mencapai 6 ribu unit," harapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Timur Nurkholis mengatakan bahwa keberadaan motor listrik sejalan dengan imbauan Gubernur Jawa Timur Khofiah Indar Parawansa. Gubernur telah mengeluarkan surat edaran kepada seluruh instansi pemerintah, BUMN, BUMD maupun swasta untuk menggunakan motor listrik berbasis baterai.

"Dengan kenaikan harga BBM ini, siapa tahu kehadiran motor listrik bisa menjadi alternatif yang sangat baik bagi masyarakat," ucapnya, Selasa (6/9/2022).