Pixel Code jatimnow.com

Ruas Jalan Jogoroto-Peterongan Jombang Rusak, Ancam Nyawa Pengendara

Editor : Zaki Zubaidi Reporter : Elok Aprianto
Kondisi jalan rusak yang ada di sepanjang ruas jalan Jogoroto-Peterongan. (Foto: Elok Aprianto/jatimnow.com)
Kondisi jalan rusak yang ada di sepanjang ruas jalan Jogoroto-Peterongan. (Foto: Elok Aprianto/jatimnow.com)

Jombang - Rusaknya ruas jalan Jogoroto - Peterongan, Kabupaten Jombang dikeluhkan warga dan pengguna jalan yang melintas. Tak hanya itu, kondisi jalan yang rusak juga kerap menjadi penyebab kecelakaan lalu lintas.

Terlihat, kondisi jalan rusak terjadi mulai dari Dusun Kalianyar, Desa Jogoroto, Kecamatan Jogoroto hingga ke Kecamatan Peterongan.

Kerusakan cukup parah juga terjadi di sekitar jalan leter S, Desa Ngumpul. Tak hanya itu, kondisi jalan bergelombang dan adanya kubangan hampir merata di ruas jalan tersebut. Salah satu titik kerusakan paling parah di depan SDN Ngumpul.

Awang Kurniawan (29) warga setempat, mengatakan banyak lubang pada ruas jalan tersebut. Selain itu, tampak material koral berserakan di permukaan jalan sehingga semakin membahayakan pengguna jalan. 

Dikatakan Awang, kondisi ini diperparah saat malam hari, penerangan jalan minim. Tak jarang pengendara terjatuh lantaran terperosok lubang yang ada di sepanjang jalan.

Baca juga:
Jalan Penghubung 2 Kecamatan Rusak Parah dan Tak Pernah Diperbaiki

"Sudah banyak yang jatuh. Malam hari seringnya jadi lubangnya tidak begitu terlihat. Kalau belum pernah lewat sini pasti rawan terperosok," ungkap Awang, Sabtu (10/9/2022).

Lebih lanjut Awang menjelaskan kondisi jalan yang mengalami kerusakan itu berlangsung sejak lama. Sehingga sering memicu kecelakaan. Bahkan petugas dari dinas terkait sempat melakukan penambalan.

"Tapi hanya bertahan beberapa hari ambrol lagi. Terus dibiarkan sampai sekarang, hanya tambal sulam saja," pungkasnya.

Baca juga:
Keluarga Korban Tragedi Kanjuruhan asal Jombang Ditawari Jadi Polisi

Sementara itu, Amir Zaki salah satu pengguna jalan yang melintas, menyebut kondisi jalan rusak itu, diperburuk adanya tikungan tajam. Sehingga keberadaan lubang di jalan tak tampak oleh pengguna jalan.

"Orang kalau lewat sini pasti ngeluh semua, jalannya rusak parah tak kunjung diperbaiki," tukasnya.