Pixel Code jatimnow.com

ARCI Munculkan Simulasi Duet Khofifah-Fauzi pada Pilgub Jatim 2024, Hasilnya?

Editor : Narendra Bakrie Reporter : Ni'am Kurniawan
Direktur ARCI, Baihaki Siratj (Foto: Ni'am Kurniawan/jatimnow.com)
Direktur ARCI, Baihaki Siratj (Foto: Ni'am Kurniawan/jatimnow.com)

Surabaya - Hasil survei Accurate Research and Consulting Indonesia (ARCI) memunculkan simulasi pasangan Khofifah Indar Parawansa-Bupati Sumenep Achmad Fauzi bila Pemilihan Gubernur Jawa Timur (Pilgub Jatim) 2024.

Berdasarkan simulasi tertutup ARCI, tiga pasangan itu adalah duet Khofifah-Achmad Fauzi memperoleh dukungan 40,1 persen. Disusul Emil Elestianto Dardak-Fauzan Fuadi 17,2 persen, pasangan Heru Tjahjono-Eri Cahyadi 10,5 persen. Dan responden tidak tahu atau tidak menjawab sebesar 32,2 persen.

Direktur ARCI, Baihaki Siratj mengatakan, duet Khofifah-Fauzi mempunyai peluang cukup besar jika digandengkan dalam simulasi pasangan pilgub. Faktor itu dipengaruhi karena bupati Sumenep itu adalah toko milenial berprestasi yang punya basis massa cukup besar.

"Karena harus bergandengan milineal, terutama PDIP dan tokohnya ada pada Mas Fauzi, itu bisa mendongkrak perolehan suara," terang Baihaki, Senin (19/9/2022).

Menurutnya, alternatif itu merupakan pilihan politik paling realistis, seandainya duet Khofifah-Emil tidak berlanjut di Pilgub Jatim 2024. Khofifah harus mencari kader dari PDIP untuk mengamankan suara nasionalis dan di Madura.

Baca juga:
Persaingan Ketat 5 Parpol di Jatim Pada Pemilu 2024

"Seandainya melepas Emil, maka harus mengambil sosok PDIP yang milenial dan punya prestasi," jelasnya.

Pada simulasi nama cawagub, lanjut Baihaki, elektabilitas Achmad Fauzi juga terus mengalami kenaikan, yaitu 4,7 persen. Sedangkan pada survei periode sebelumnya, bupati berciri khas menggunakan blangkon itu hanya 2,08 persen.

"Tokoh muda yang punya elektabilitas tinggi seperti Emil Elistianto Dardak dan Achmad Fauzi sangat berpotensi untuk dijadikan calon wakil gubernur," katanya.

Baca juga:
Kandidat Capres 2024, Ganjar dan Anies Hanya Pembayang Prabowo

Untuk diketahui, Survei ARCI dilakukan pada 5-12 September. ARCI menggunakan metodologi multistage random sampling dengan 1.200 responden. Survei ini memiliki margin of eror sebesar -+2,8 Persen dengan tingkat kepercayaan 95%.