Pixel Code jatimnow.com

Polisi Cari Pengunggah Video Pemakaman Jenazah Diantar Perangkat Desa di Kediri

Editor : Zaki Zubaidi Reporter : Yanuar Dedy
Kapolsek Semen AKP Siswandi. (Foto : Yanuar Dedy/jatimnow.com)
Kapolsek Semen AKP Siswandi. (Foto : Yanuar Dedy/jatimnow.com)

Kediri - Polisi menyelidiki viralnya video pemakaman jenazah di Desa Kedak, Kecamatan Semen, Kabupaten Kediri yang hanya diantar oleh perangkat desa.

Kapolsek Semen, AKP Siswandi mengatakan saat ini pihaknya tengah mencari pengunggah video yang viral tersebut.

"Untuk pengunggah video ini masih kita lakukan penyelidikan, kita cari untuk kita klarifikasi," kata AKP Siswandi, Kamis (22/9/2022).

Menurut Siswandi, ada narasi yang salah yang dibangun oleh si pengunggah. Bahwa semasa hidup, almarhum Supartono, warga Desa Kedak berusia sekitar 70 tahun itu tidak pernah bertetangga.

“Videonya betul tapi narasinya ini lah yang tidak betul, karena ada narasi bahwa semasa hidup alamarhum ini tidak bertetangga dan tidak pernah srawung dengan tetangga kanan kiri itu tidak benar,” jelasnya.

Baca juga:
Jambret Gasak Kalung Nenek Bermodus Pura-pura Minta Mangga untuk Istri Nyidam

Almarhum Supartono, lanjut AKP Siswandi mengalami keterbelakangan mental. Almarhum yang belum menikah ini tinggal bersama Musipah kakaknya dengan kondisi serba kekurangan.

“(Mohon maaf) keluarganya satu rumah itu ada keterbelakangan mental, kekuarangan fisik juga,” terang AKP Siswandi.

Baca juga:
Penyebar Video Jenazah Hanya Diantar Perangkat Desa di Kediri Minta Maaf

Saat ini pihaknya terus berkoordinasi dengan Pemerintah Desa Kedak untuk segera menemukan si pengunggah video untuk dilakukan klarifikasi.