Pixel Code jatimnow.com

5 Kendaraan Terlibat Tabrakan Beruntun di Lamongan, Penyebabnya Truk Trailer

Editor : Sofyan Cahyono Reporter : Adyad Ammy Iffansah
Kondisi salah satu kendaraan usai tabrakan beruntun di Lamongan.(Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)
Kondisi salah satu kendaraan usai tabrakan beruntun di Lamongan.(Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

Lamongan - Tabrakan beruntun melibatkan 5 kendaraan terjadi di Lamongan. Sebuah truk trailer berhenti mendadak dan diseruduk dari belakang oleh 4 kendaraan sekaligus. Beruntung tidak ada korban jiwa.

Kasatlantas Polres Lamongan AKP Arististianto Budi Sutrisno menyampaikan, kecelakaan diduga dipicu rem angin truk trailer bermasalah. Kecelakaan terjadi di ruas jalan poros nasional Lamongan-Babat, tepatnya di Dusun Plalangan, Desa Plosowahyu.

"Terlibat kecelakaan, truk trailer, truk tronton, sepeda motor, truk engkel dan sebuah minibus yang semuanya melaju dari arah yang sama, yaitu Barat ke Timur atau dari arah Babat ke Lamongan," ungkap Aris saat dikonfirmasi, Kamis (22/9/2022).

Kejadian bermula saat truk trailer yang dikemudikan Asron (52), warga Mranggen, Demak, Jateng, melaju dari arah Barat ke Timur. Kendaraan bernopol B 9457 BJ itu berhenti mendadak karena ada kerusakan pada bagian rem angin.

Baca juga:
Elf Terlibat Laka Maut di Semarang Angkut Rombongan Guru SMP 8 Kota Pasuruan

"Jadi rem angin yang ada pada truk trailer bermasalah sehingga truk trailer berhenti mendadak," ujarnya.

Sontak kendaraan yang di belakang langsung menghantam truk yang sedang bermasalah tersebut. Yakni truk tronton dengan nopol B 9661 SYM yang dikemudikan Agus Salim (49), warga Pengasinan, Bekasi. Disusul mobil nopol S 5007 AB yang dikemudikan Rizki Ramadhan, warga Kapas, Bojonegoro.

Baca juga:
5 Warga Pasuruan Tewas Kecelakaan di Semarang, Berikut Identitasnya

Kendaraan yang berhenti mendadak tersebut juga mengejutkan pengemudi lain. Salah satunya Rizki yang mengemudikan sebuah sepeda motor. Kemudian truk engkel dengan nopol AD 1368 LU yang dikemudikan Jumadi (43) warga Pamekasan, Madura. Terakhir, minibus dengan nopol W 1646 CQ yang dikemudikan oleh Septian (32), warga Sidorukun, Gresik.

"Beruntung tidak ada yang terjepit dan memakan korban jiwa," terangnya.