Pixel Code jatimnow.com

Gelar Open House, Ayo Rek Buruan Kunjungi Balai Yasa Surabaya Gubeng

Editor : Zaki Zubaidi Reporter : Farizal Tito
Masyarakat menguunjungo open hous Balai Yasa. (Foto: Fahrizal Tito/jatimnow.com)
Masyarakat menguunjungo open hous Balai Yasa. (Foto: Fahrizal Tito/jatimnow.com)

Surabaya - Akhir pekan merupakan saat yang pas untuk healing atau liburan. Namun menjelang akhir bulan alias tanggal tua begini bagi kalangan tertentu hanya mengisinya cukup dengan berkumpul dengan keluarga di rumah.

Tetapi, jika bagi anda yang tinggal di Surabaya jangan takut untuk bepergian. Pasalnya di ulang tahun ke-77, PT Kereta Api Indonesia (Persero) mengggelar Open House Balai Yasa Kereta Api Surabaya Gubeng untuk masyarakat umum. Bengkel kereta api ini dibuka selama 3 hari, dapat dikunjungi oleh masyarakat umum secara gratis.

Direktur Pengelolaan Sarana KAI Eko Purwanto mengatakan, open house ini merupakan inovasi PT KAI untuk membuka diri agar masyarakat dapat melihat bagaimana dapur kereta api, tempat dimana KAI merawat seluruh sarana kereta api, baik lokomotif, kereta, KRD, KRDI, maupun KRL.

Pembukaan Open House di Balai Yasa Yogyakarta dilakukan pada Jumat (23/9/2022), di Balai Yasa Surabaya Gubeng pada Minggu (25/9) ini, dan di Balai Yasa Manggarai pada Senin (26/9) besok.

“KAI membuka open house di 3 Balai Yasa yang masing-masing memiliki ciri khas yang dapat terlihat kalau kita menyaksikan sendiri. Open House ini diharapkan dapat memberikan value bagi pendidikan, pemerhati, dan masyarakat secara keseluruhan,” kata Eko Purwanto saat ditemui di Bali Yasa Surabaya Gubeng, Minggu (25/9/2022).

Pada penyelenggaraan Open House Balai Yasa tersebut, KAI juga berkeinginan untuk memberikan edukasi tentang perkereta apian serta meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar dengan menyediakan stan UMKM pada kegiatan tersebut.

"Balai Yasa adalah bengkel kereta api yang difungsikan untuk melakukan perawatan besar sarana perkeretaapian meliputi Daop yang ada di Jawa bagian Timur seperti Daop 7 Madiun, 8 Surabaya dan 9 Jember. Perawatan itu dilakukan setiap periode 2 tahunan dan 4 tahunan dengan tingkat kesulitan kompleks," jelasnya.

"Sarana yang dimaksud yaitu lokomotif, kereta penumpang, gerbong barang, dan fasilitas-fasilitas sarana lainnya. Sedangkan untuk perawatan rutin seperti harian, 6 bulanan, dan 1 tahunan dengan tingkat kerusakan sarana ringan dilakukan di Depo," imbuhnya.

Baca juga:
Info! Tiket Kereta Api Libur Nataru Bisa Dibeli Mulai 7 November 2022

Adapun Balai Yasa Surabaya Gubeng dibangun pada 1879 dan memiliki luas 10 hektare. Balai Yasa Surabaya Gubeng berfungsi untuk memelihara sarana berupa kereta dan kereta pembangkit.

"Selain itu kami juga memamerkan produk terbaru pada Open House di Balai Yasa Surabaya Gubeng yaitu Kereta Panoramic yang akan segera KAI operasikan," ungkapnya.

KAI terus mengoptimalkan Balai Yasa agar dapat menunjang perjalanan kereta api yang selamat, nyaman, dan tepat waktu.

Keandalan sarana merupakan salah satu faktor kunci dalam mencapai ketepatan waktu perjalanan kereta api. Saat ini, ketepatan waktu kereta api angkutan penumpang mencapai 99,6%.

Baca juga:
Upaya Daop 8 Antisipasi Bencana: Terjunkan Tim hingga Petakan Perlintasan Rawan

“Ke depan, KAI akan berkolaborasi dengan berbagai stakeholder seperti Dinas Pariwisata dan Dinas Perekonomian untuk dapat memberikan value lebih Balai Yasa kepada masyarakat. Sehingga fungsi Balai Yasa tidak hanya sebatas merawat sarana kereta api, tetapi juga sebagai wahana pendidikan dan menghidupkan perekonomian,” tukasnya Eko Purwanto.

Selain itu KAI mengimbau kepada seluruh pengunjung Open House Balai Yasa untuk mematuhi prosedur yang berlaku seperti menggunakan atribut safety yang telah KAI sediakan.

"Kemudian tidak menginjakkan kaki di area terlarang. Hal ini agar keselamatan pengunjung dalam kegiatan Open House Balai Yasa tetap terjaga," tandasnya.