Pixel Code jatimnow.com

Pak Yes Ajak Warga Lamongan Kompak Tumpas Mafia Tanah

Editor : Narendra Bakrie Reporter : Adyad Ammy Iffansah
Bupati Lamongan Yuhronur Efendi (Pak Yes) didampingi Kepala BPN Lamongan dan tiga pilar TNI/Polri serta kejaksaan (Foto: Humas Pemkab Lamongan for jatimnow.com)
Bupati Lamongan Yuhronur Efendi (Pak Yes) didampingi Kepala BPN Lamongan dan tiga pilar TNI/Polri serta kejaksaan (Foto: Humas Pemkab Lamongan for jatimnow.com)

Lamongan - Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi (Pak Yes) menekankan jika Hari Agraria dan Tata Ruang (Hantaru) 2022 merupakan momentum mewujudkan pelayanan terbaik hingga gerakan tumpas mafia tanah.

"Saya mengingatkan pentingnya mengejar target PTSL (Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap). Namun yang tidak kalah pentingnya adalah menjaga kualitas produk yang dihasilkan sehingga tidak menimbulkan residu dan masalah di kemudian hari," ujar Pak Yes saat apel Hantaru di Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Lamongan, Senin (26/9/2022).

Pak Yes menyampaikan bahwa target redistribusi tanah Tahun 2022 sebanyak 424.510 bidang harus menjadi perhatian khusus dan segera diselesaikan. Juga terkait mafia tanah, dia mengajak untuk bersinergi dengan empat pilar, yaitu Kementerian ATR/BPN, pemda, aparat penegak hukum dan badan peradilan.

"Semoga dengan momentum Hantaru kali ini bisa kita wujudkan pelayanan yang terbaik bagi kepentingan bangsa dan negara tercinta," tambahnya.

Pak Yes mengajak arahan Menteri ATR/BPN dipatuhi. Juga mensukseskan dan melaksanakan percepatan pemenuhan PTSL.

"Pada prinsipnya kami Pemkab Lamongan bersama jajaran mengucapkan terima kasih kepada BPN yang telah bersinergi dan telah berkoordinasi dengan baik, sehingga mampu mewujudkan PTSL, sebagaimana tadi yang disampaikan pada sambutan Pak Menteri, mari kita sukseskan dan kita lakukan percepatan. Alhamdulillah Lamongan bisa menyelesaikan dengan baik," papar Pak Yes.

Sementara Kepala BPN Lamongan, Eko Jauhari mengaku optimis dapat menyelesaikan PTSL Lamongan tepat pada waktunya.

"Alhamdulillah Tahun 2022 PTSL di Lamongan itu ada 58 ribu. Ini memang mengikuti dari kesediaan anggaran pemerintah pusat yang mana sebelumnya Tahun 2021 itu 118 ribu. Alhamdulillah Lamongan sukses. Mungkin dengan 58 ribu ini akan lebih sukses lagi karena volumenya lebih sedikit. Untuk saat ini sudah terkumpul semua sekitar 48 ribu, yang sudah terbit untuk saat ini 6 ribu 8 ratus. Semoga Desember, kita bisa tuntas semua," terangnya.