Pixel Code jatimnow.com

Manajemen Persebaya Turut Berduka Atas Insiden di Stadion Kanjuruhan Malang

Editor : Arina Pramudita   Reporter : Sahlul Fahmi
Bangkai mobil kepolisian yang hangus pascakerusuhan di Stadion Kanjuruhan, Malang. (Foto: Galih Rakasiwi/jatimnow.com)
Bangkai mobil kepolisian yang hangus pascakerusuhan di Stadion Kanjuruhan, Malang. (Foto: Galih Rakasiwi/jatimnow.com)

jatimnow.com - Manajemen Persebaya mengucapkan duka cita yang mendalam atas jatuhnya korban jiwa dalam insiden yang terjadi usai Arema FC dikalahkan Persebaya dengan skor 2-3 di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu (1/10/2022) malam.

"Kami turut berduka cita. Semoga keluarga yg ditinggal diberi ketabahan," kata sekretaris Persebaya Ram Surahman, Minggu (2/10/2022).

Ram menjelaskan bahwa saat ini seluruh pemain dan official Persebaya sudah berada di Kota Surabaya. Dari Stadion Kanjuruhan Malang rombongan Persebaya diangkut dengan 4 mobil baracuda menuju Kota Surabaya.

Baca juga:
Pelatih Persik Kediri Ungkapkan Kekecewaan Usai Gagal Menang Lawan Persebaya

"Tim sudah di Surabaya. Tadi malam masuk Surabaya pukul 2 dini hari. Diangkut dengan 4 baracuda langsung dari Kanjuruhan," ucapnya.

Terkait keputusan PT Liga yang menghentikan kompetisi selama satu minggu, manajemen Persebaya masih menunggu perkembangan.

Baca juga:
Catatan Duel Persebaya Surabaya Vs Persija Jakarta: Wasit Keluarkan 8 Kartu Kuning

"Situasi masih berduka. Kita tunggu progres dari Malang dulu," pungkas Ram.

Saat Harapan Berubah Menjadi Tekanan
Catatan atas Kasus Viral “Pramugari” Khairun Nisa

Saat Harapan Berubah Menjadi Tekanan

Kisah viral tentang seorang perempuan muda yang berpura-pura menjadi pramugari Batik Air justru membuka lapisan persoalan yang jauh lebih dalam