Pixel Code jatimnow.com

Gara-gara Dadang, Bayu Skak Meradang: Ket Iki Aku Isin Dadi Wong Malang

Editor : Redaksi
Bayu Skak (Foto: Istagram Bayu Skak)
Bayu Skak (Foto: Istagram Bayu Skak)

jatimnow.com - Sejak Kamis (6/10/2022) malam hingga pukul 15.29 WIB, Jumat (7/10/2022), nama Dadang masih bertengger di puncak trending Twitter Indonesia.

Dadang merupakan salah satu narasumber di acara Mata Najwa yang disiarkan dalam sebuah channel Youtube. Dia diundang di acara itu sebagai perwakilan Aremania atas tragedi di Stadion Kanjuruhan Malang yang menewaskan 131 orang.

Selain dimintai tanggapan soal tragedi tersebut, Dadang juga disinggung terkait rekonsiliasi suporter. Terutama setelah Dadang menjawab pentolan Bonek Andie Peci yang mewakili suporter Persebaya yang ingin datang ke Malang.

Atas keinginan dari Andie Peci itu, Dadang menjawab dengan diplomatis.

"Sebelumnya mohon maaf Cak Andi, tanpa mengurangi rasa hormat. Kalau pertandingannya tidak melawan Persebaya, kami persilahkan, tapi kan ini lawan Persebaya, kami tidak ingin nantinya ada semacam friksi yang tidak-tidak," demikian salah satu pernyataan Dadang seperti dilihat jatimnow.com dari video yang viral di media sosial, Jumat (7/10/2022).

Dadang, saat diundang di acara Mata Najwa mewakili AremaniaDadang, saat diundang di acara Mata Najwa mewakili Aremania

Dadang juga menyatakan tidak ingin terjadi friksi antara para suporter. Dia juga meminta diberi waktu 40 hari untuk menjalani masa duka dan mengurus semuanya.

Pernyataan Dadang dalam acara itu memantik reaksi Aremania. Mereka rata-rata tidak sepakat. Bahkan sejumlah akun Twitter Aremania menyebut bahwa ucapan Dadang tidak mewakili mereka.

Baca juga:
Bikin Bayu Skak dan Aremania Meradang, Dadang Akhirnya Minta Maaf

Beberapa Aremania lainnya bahkan melontarkan pernyataan tidak kenal siapa itu Dadang.

"Lupakan statement awal Sam Dadang. Wis (sudah) suarakan terus perdamaian. GAK USAH nunggu 40 hari. Nek iso cepat laopo ngenteni sampek sui (kalau bisa cepat, kenapa menunggu lama)," tulis akun @OngisnadeNet.

Pernyataan Dadang juga membuat seorang sutrada sekaligus pemain film asli Malang, Bayu Skak merang.

"Sak umur-umur ket iki aku isin dadi wong Malang (seumur hidupku, baru kali ini saya malu jadi orang Malang). Gara-gara lambene dadang (gara-gara pernyataan Dadang)," tulis Bayu Skak di akun Twitternya @Moektito.

Baca juga:
Bakal Syuting Film 'Lara Ati', Bayu Skak Kulonuwun ke Pemkot Surabaya

"Jangan melihat 1 orang ini ya. Kami warga Malang pun juga kaget. Saat semua se Indonesia bilang "Malang kamu tidak sendirian", satu orang ini bilang "kami bisa urus sendiri". Sok sekali. 1 orang ini tidak jelas siapa, dan tidak mewakili Malang," tambah Bayu Skak dalam postingan lainnya.

Postingan Bayu Skak di akun TwitternyaPostingan Bayu Skak di akun Twitternya

Untuk diketahui, Bayu Skak adalah pemuda 28 tahun asli Malang. Dia bernama asli Bayu Eko Moektito. Dia merupakan pemeran, sutradara, penulis naskah, YouTuber, komedian, bahkan penyanyi.

Karya terbaru Bayu Skak adalah lokadrama dan film Lara Ati. Film ini hampir full menggunakan dialog Bahasa Jawa.