Pixel Code jatimnow.com

Pemaparan Keren Anwar Sadad saat Menjawab Pertanyaan Kocak Mahasiswa

Editor : Narendra Bakrie Reporter : Ni'am Kurniawan
Wakil Ketua DPRD Jatim Anwar Sadad saat mengisi wawasan kebangsaan di Universitas Nurul Jadid, Paiton, Probolinggo (Foto: Dok. Fad for jatimnow.com)
Wakil Ketua DPRD Jatim Anwar Sadad saat mengisi wawasan kebangsaan di Universitas Nurul Jadid, Paiton, Probolinggo (Foto: Dok. Fad for jatimnow.com)

jatimnow.com - Wakil Ketua DPRD Jatim Anwar Sadad menggelar wawasan kebangsaan di Universitas Nurul Jadid, Probolinggo, Senin (24/10/2022).

Di kampus ini, Sadad bertemu ratusan mahasiswa dari berbagai organisasi yang didominasi para santri.

Setelah membuka dan memberikan pandangan diskusi, Sadad kemudian membuka sesi pertanyaan. Menariknya, dalam momen itu muncul pertanyaan kocak dari salah satu peserta yang hadir.

"Sepengetahuan saya, untuk masuk ke partai politik (parpol) butuh orang dalam. Banyak dari keluarga politisi tersebut yang dimasukkan ke partainya," tanya Iqbal, salah satu anggota PMII di sana.

Sontak, pertanyaan itu memantik tawa seluruh peserta dan membuat suasana forum semakin cair. Tak berhenti di situ. Iqbal kembali mengulang pertanyaan serupa tentang nasib mahasiswa yang tak memiliki jalur ke arah politik.

"Lantas bagaimana nasib kami yang tidak punya orang dalam," sambung dia.

Baca juga:
Gerindra Jatim Siapkan Petarung Millenial di Jombang

Merespon pertanyaan Iqbal, Sadad membeberkan jika dunia politik tidak hanya memiliki konteks yang sempit. Bahkan di Gerindra, partainya saat ini, sangat membuka ruang bagi pemuda untuk belajar.

"Prespektif politik santri itu berbeda dengan yang bukan santri. Harus ada amar ma'ruf nahi munkar dalam politik santri. Saya orang dalam kalian siap menyambut dan menampung kalian," tutur Keluarga Ponpes Sidogiri, Pasuruan itu.

Sadad menambahkan, sebagai politisi yang besar dari madrasah, dirinya mengakui, setiap politisi yang lahir dari pesantren memiliki sumbangsih yang unik.

Baca juga:
Elektabilitas Prabowo Menguat di Jatim, Sadad Singgung Gerakan Politik Santun

Mantan aktivisi PMII Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) itu juga mengaku siap jika memberikan pengajaran tentang fungsi dunia politik untuk pembangunan bangsa.

"Parpol inilah yang menjadi sarana perekrutan bagi calon pemimpin bangsa dan mereka harus dimatangkan terlebih dahulu dari diskusi dan semacamnya," sambung Ketua DPD Partai Gerindra Jatim itu.

Wawasan Kebangsaan kali ini mengangkat tema "Peran Santri dalam Mempertahankan Stabilitas Demokrasi" yang digelar di aula Ponpes Nurul Jadid, Paiton, Probolinggo.