Pixel Code jatimnow.com

Penahanan Tiga Pelajar Perusak APK Pilkades di Bojonegoro Ditangguhkan

Editor : Rochman Arief Reporter : Misbahul Munir
Ketua LBH Buruh dan Rakyat Surabaya Agus Supriyanto (Foto: Misbahul Munir/jatimnow.com)
Ketua LBH Buruh dan Rakyat Surabaya Agus Supriyanto (Foto: Misbahul Munir/jatimnow.com)

jatimnow.com - Polres Bojonegoro mengabulkan pengangguhan penahanan terhadap tiga remaja yang diduga merusak alat peraga kampanye (APK) salah satu calon kepala desa di Kecamatan Ngasem kota setempat. Penangguhan penahanan ini setelah ketiga anak di bawah usia itu ditahan selama tujuh hari di Mapolres Bojonegoro.

Ketua LBH Buruh dan Rakyat Agus Suprayitno mengungkapkan bahwa pengajuan permohonan penangguhan penahanan atas tiga orang anak tersebut telah diterima Polres Bojonegoro dengan jaminan kedua orang tuanya.

"Ketiganya sudah dipulangkan, setelah permohonan penangguhannya diterima Polres Bojonegoro," kata kepada jatimnow.com Rabu (26/10/2022).

Baca juga:
Polres Bojonegoro Beber Alasan Lepas Pelajar Perusak APK Pilkades

Sementara itu, untuk proses hukum selanjutnya, Agus menjelaskan akan mengupayakan adanya restorative justice bagi tiga orang pelajar tersebut.

"Kita akan terus berupaya agar ada kejelasan dan kepastian hukum bagi tiga pelajar ini, mengingat usianya masih di bawah umur, tentunya akan berdampak pada kondisi psikis mereka," tandasnya.

Baca juga:
3 Pelajar Ditahan Gegara Sobek APK Cakades, Ini Alasan Polres Bojonegoro

Dikonfirmasi terpisah, Kasat Reskrim Polres Bojonegoro AKP Girindrawardana membenarkan penangguhan penahanan ketiga remaja tersebut.