Pixel Codejatimnow.com

Peringati Hari Sumpah Pemuda, Pelajar SD di Gresik Kirab Budaya

Editor : Narendra Bakrie  Reporter : Sahlul Fahmi
Suasana kirab budaya kearifan lokal di Gresik (Foto: Sahlul Fahmi/jatimnow.com)
Suasana kirab budaya kearifan lokal di Gresik (Foto: Sahlul Fahmi/jatimnow.com)

jatimnow.com - Ratusan pelajar Upt SDN 6 Gresik menggelar kirab kearifan budaya lokal. Selain untuk memperingati Hari Sumpah Pemuda, acara ini sekaligus sebagai launching Projek Penguatan Profil Pemuda Pancasila (P5) Kurikulum Merdeka.

Tak hanya pelajar, guru, orang tua dan pengurus, komite sekolah juga turut memeriahkan kirab dengan mengenakan busana khas Gresik dan Nusantara. Peserta berjalan mengelilingi kawasan Jalan Jaksa Agung, Jalan Arif Rahman Hakim, Jalan Panglima Sudirman dan kembali ke sekolah.

"Ada 504 siswa dari 18 rombongan belajar (rombel), 33 wali murid dan 54 paguyuban yang mengikuti kirab ini. Dengan menampilkan busana pakaian khas Gresik dan Nusantara. Mulai dari baju adat Jawa, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Irian Jaya, Bali, NTT, NTB, Maluku," papar Kepala Sekolah Upt SDN 6 Gresik, Hepi Yusita, Jumat (28/10/2022).

Pemilihan busana dilakukan secara acak oleh guru dan paguyuban sekolah. Setiap rombel diundi untuk busana yang dikenakan. Hasil undian, untuk kelas 1C dan kelas 4C memakai baju khas Gresik.

"Karena tema dalam launching P5 Kurikulum Merdeka sekolah mengambil tema kearifan budaya lokal," jelasnya.

Baca juga:
Hari Jadi Bangkalan ke-492, Tampilkan Kirab Budaya

Hepi menambahkan, kegiatan ini sebagai upaya memberikan edukasi pembelajaran kepada siswa. Sebagai rasa kebhinekaan, mencintai adat dan Bangsa Indonesia, dengan suku yang berbeda-beda.

"Kami berharap, kearifan budaya lokal tetap dilestarikan. Karena itu kegiatan ini didukung penuh wali murid sekolah," ujar Hepi.

Sementara Kepala Dinas Pendidikan Gresik, S Hariyanto mengapresiasi kegiatan ini. Menurutnya, kegiatan ini sebagai langkah kreatif dan inovatif bagi siswa.

Baca juga:
200 Tahun Hok Sian Kiong, Ning Ita: Ini Bentuk Kebhinekaan yang Harmonis

"Ini luar biasa sekali. Khususnya pada tema budaya lokal dalam penerapan P5 kurikulum merdeka," ujar dia.