Pixel Code jatimnow.com

Sosok Misterius Bikin Mobil Pelat M Nyasar ke Makam Tumenggung Brotonegoro

Editor : Zaki Zubaidi Reporter : Mita Kusuma
Mobil di puncak Gunung Desa Gombak (Foto: Parwan for jatimnow.com)
Mobil di puncak Gunung Desa Gombak (Foto: Parwan for jatimnow.com)

jatimnow.com - Mobil Suzuki APV bernopol M 1693 AT ditemukan di puncak Gunung Gombak di Desa Nglarangan, Kecamatan Kauman, Kabupaten Ponorogo, Senin (31/10/2022) malam. Video tersebut viral di berbagai platform media sosial.

Video yang viral itu berdurasi 1 menit 07 detik. Dalam video itu, ada perbincangan yang diduga pemilik mobil dengan warga sekitar.

"Wong ki wong tuwek, enom apa wong sepuh opo wong enom. Wong tuwek ngarit terus diarahne. Perasaanku yo penak dalanne (orang itu orang tua, muda, tua atau muda. Orang tua mencari rumput lalu diarahkan. Perasaan saya ya enak jalannya),” ujar orang yang di dalam video seperti yang didengarkan jatimnow.com.

Kepala Desa Nglarangan, Parwan mengatakan video yang tersebar adalah kejadian di wilayahnya. Tepatnya di lokasi Makam Tumenggung Brotonegoro salah satu Bupati Polorejo yang merupakan pengikut Pangeran Diponegoro.

"Benar memang, mobil itu merupakan milik warga Ngumpul Balong bernama Acip Utomo," ujar Parwan ketika dihubungi jatimnow.com, Selasa (1/11/2022).

Tangkapan layar media sosial.Tangkapan layar media sosial.

Baca juga:
Jeritan Tengah Malam dari Rumah Terbengkalai 14 Tahun

Dari hasil konfirmasi, kata dia, sopir itu dari arah Dengok, Kecamatan Siman. Sopir adalah penjual degan keliling. Tujuannya Desa Ngrandu, Kecamatan Kauman.

"Sampai di Desa Bringin ada penutupan jalan. Di situ memang ada perbaikan jalan,” kata Parwan.

Sampai di Bringin, sopir itu bertanya pada sosok yang misterius. Ia diarahkan ke Desa Muneng, Kecamatan Balong melalui jalan alternatif.

Baca juga:
Mitos dan Cerita Mistis di Gunung Pegat Ponorogo

"Sama orang itu (misterius) diarahkan untuk lurus, lalu belok kiri. Nah, kurang satu gang lagi, dia sudah belok kiri. Itu arah ke Gunung Desa Nglarangan,” urainya

Menurutnya, sopir memang warga Ponorogo. Tetapi tidak pernah melewati jalur tersebut. Ia juga tidak tersesat karena Google map sebab handphone miliknya mati.

"Penjual degan itu, mobilnya ada degannya. Saat sudah di puncak sudah tidak ada tembusan. Sopir berusaha mundur. Tetapi tidak bisa, malah terperosok ke parit kecil,” pungkasnya.