Pixel Code jatimnow.com

Karyawan UPN Veteran Surabaya Tewas Tersengat Listrik

Editor : Zaki Zubaidi Reporter : Farizal Tito
Petugas mengevakuasi jenazah korban meninggal karena tersengat listrik. (Foto: BPBD Kota Surabaya)
Petugas mengevakuasi jenazah korban meninggal karena tersengat listrik. (Foto: BPBD Kota Surabaya)

jatimnow.com - Seorang karyawan biro umum dan rumah tangga Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jawa Timur, Surabaya, ditemukan tewas diduga akibat tersengat listrik.

Jenazah bernama SU (44) asal Jalan Sumbersuko, Kecamatan Lawang, Malang itu ditemukan di dekat mesin pompa air yang ada di belakang gedung fakultas ekonomi bisnis kampus setempat.

Kapolsek Gununganyar, Iptu Roni Ismullah menuturkan jenazah tersebut ditemukan oleh dua orang cleaning servis sekitar pukul 05.30 WIB, Kamis (3/11/2022).

Roni menyampaikan, melalui keterangan saksi pertama berisinial EK (44), sekitar pukul 4.30 WIB usai salat subuh EK melihat korban S sedang duduk di sekitaran masjid UPN.

"Saat itu saksi dan korban sedang istirahat di lingkungan kampus UPN Veteran Jatim, (korban terlihat sedang duduk) selanjutnya saksi berlalu begitu saja persiapan untuk masuk kerja," kata Roni.

Baca juga:
Pria Tewas Kesetrum saat Perbaiki Lampu Penerangan Jalan

Kemudian, untuk keterangan saksi yang kedua berisinial SM (19), sekitar 05.30 WIB, dirinya melihat korban sudah tergeletak di samping rumah pompa dekat instalasi kelistrikan rumah pompa.

"Dikarenakan saksi takut akhirnya saksi memberitahu kepada sekuriti kampus dan mengubungi pihak kepolisian," jelasnya.

Baca juga:
Petani di Gresik Ditemukan Tewas Tersengat Listrik Jebakan Tikus

Roni menambahkan berdasarkan hasil olah TKP dan identifikasi, korban tewas karena tersengat aliran listrik. Dan dipastikan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

"Korban meninggal dunia diduga akibat tangannya tersengat aliran listrik saat melakukan kegiatan menghidupkan mesin pompa air yang kemudian terjatuh dan korban mengalami benturan di bagian kepala belakang hingga luka," tukasnya.