Pixel Code jatimnow.com

Tercium Bau Gas di Trotoar Jalan Pemuda, Warga Bojonegoro Waswas

Editor : Zaki Zubaidi Reporter : Misbahul Munir
Lubang munculnya bau menyengat. (Foto: Rizki for jatimnow.com)
Lubang munculnya bau menyengat. (Foto: Rizki for jatimnow.com)

jatimnow.com - Warga keluhkan bau menyengat seperti aroma gas pada lubang di trotoar Jalan Pemuda, wilayah Kelurahan Ngroworejo Kecamatan/Kota Bojonegoro.

Diduga bau tersebut bersumber dari pipa saluran jaringan gas (jargas) yang bocor akibat pembangunan gorong-gorong dan perbaikan trotoar. Akibat kejadian itu warga merasa terganggu dan waswas.

Dari pantauan di lokasi sumber munculnya bau gas tersebut berada di trotoar sisi selatan. Tepatnya pada lubang yang akan digunakan sebagai tempat menanam pohon penghijauan, persis depan salah satu tempat makan.

Menurut warga setempat, Didin (28), terciumnya aroma gas yang menyengat itu sudah terjadi sekitar seminggu yang lalu.

Menurutnya beberapa warga juga sempat menanyakan kepada petugas proyek pembangunan gorong-gorong dan perbaikan trotoar tersebut. Namun kemudian diarahkan untuk melapor pada pihak Pertamina Gas Negara (PGN).

Baca juga:
Lalu Lintas Macet Gegara Bojonegoro Dikepung Banjir, Lewat Jalur Alternatif Ini

"Sudah ada yang melapor ke customer service katanya akan ada pengecekkan dan segera ditindaklanjuti," ujarnya Kamis (3/11/2022).

Didin juga mengaku terganggu dan was-was dengan adanya bau menyengat yang diduga bersumber kebocoran pipa jaringan gas.

"Selain itu ditakutkan terjadi kebakaran atau ledakan akibat gas bocor tersebut, karena lokasinya di pinggir jalan dekat rumah makam. Kalau tiba-tiba menyambar ke dapur, atau ada yang menyulut rokok atau dari kompor pedagang keliling kan bahaya," bebernya.

Baca juga:
Kali Pacal Bojonegoro Meluap Lagi, Belasan Desa dan Jalan Nasional Kebanjiran

Senada, pegawai rumah makan Khoirul wafa (23) berharap agar segera dilakukan penanganan terhadap bau menyengat yang diduga kebocoran gas tersebut.

"Harapan kami segera dibenahi supaya baunya tidak menyengat. Selain itu untuk antisipasi karena di sini ada aktivitas masak dengan kompor, takut kalau meledak," pangkasnya.