Pixel Code jatimnow.com

Fokus Kemandirian Perempuan, BFI Srikandi Usung Tema Sehat itu Cantik

Editor : Zaki Zubaidi Reporter : Ni'am Kurniawan
Area Manager Business BFU Finance Surabaya, Bambang Hartoyo (Putih), (Foto: Ni'am Kurniawan/jatimnow.com)
Area Manager Business BFU Finance Surabaya, Bambang Hartoyo (Putih), (Foto: Ni'am Kurniawan/jatimnow.com)

jatimnow.com - Pilar perekonomian Indonesia ditopang oleh sektor usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Terhitung hampir 97 persen dari total lapangan usaha diciptakan dari aktivitas ekonomi mikro ini.

Sektor UMKM ini didominasi ini juga didominasi oleh pelaku usaha perempuan. Fenomena ini begitu menarik, karena menunjukkan perhatian bahwa perempuan telah berkontribusi besar dalam menggerakkan roda perekonomian negara ini.

BFI Finance sebagai perusahaan pembiayaan turut ambil bagian dan berkomitmen menjadi mitra yang startegi bagi perempuan untuk mengembangkan modal usahanya.

"Program khusus pembiayaan untuk perempuan beserta aktivasi ini tidak hanya berhenti kita selengarakan di Surabaya saja. Tetapi kita sedang mempersiapkan penyelengaraan program ini, baik layanan keuangan maupun program wacana perempuan di seluruh Indonesia. Khususnya wilayah yang memang angka konsumen perempuan kita cukup tinggi seperti di Kota Medan, Sidoarjo dan kota-kota lainnya," ucap Area Manager Business BFI Finance Surabaya, Bambang Hartoyo, kepada wartawan, di kantor Kelurahan Rungkut Kidul, Surabaya, Sabtu (5/11/2022).

Bambang menambahkan, peran serta BFI Finance kali ini, untuk menjadikan perempuan lebih bermartabat karena menciptakan ekonominya secara mandiri dengan program yang ia namai 'BFI Srikandi'.

Baca juga:
Wabup Jombang Dorong UMKM Naik Kelas, Ini Tujuannya

Dalam pelaksanaan program ini, BFI Srikandi mengusung tema-tema yang dekat dengan permasalahan perempuan dan ruang lingkupnya. Untuk program kali ini, BFI Srikandi akan mengusung tema 'Sehat itu Cantik'.

"BFI Srikandi merupakan program yang telah launching pada tahun 2019 silam di Surabaya. Kini hadir kembali dengan memberikan program dan pelayanan keuangan. Tujuannya supaya kaum perempuan dapat memiliki akses serta ruang akselerasi yang luas untuk mengembangkan potensinya di dunia usaha," lanjut Bambang.

Baca juga:
Pacu UMKM Naik Kelas, Ipuk Terkesan Produksi Degan Jelly

Sementara Product Manager BFI Finance Surabaya, Yuniar Pungki Arisandi mengatakan, pascapandemi Covid-19 masyarakat tengah berupaya keras untuk kembali pulih di sektor ekonomi, bentuknya dengan melakukan inovasi-inovasi di bidang masing-masing.

"Untuk mendukung hal tersebut, BFI Srikandi hadir dalam layanan pembiayaan produk motor, sebagai wadah bagi para perempuan untuk saling berbagi pengalaman, menambah pengetahuan finansial, serta memberikan pengaruh positif satu sama lain untuk maju, skema pembiayaan ini diharapkan mampu memberikan kontribusi yang baik terhadap pertumbuhan UMKM," jelas Yuniar.