Pixel Code jatimnow.com

Pembacokan di Makam Mojokerto Dipicu Kencing Sembarangan

Editor : Zaki Zubaidi Reporter : Achmad Supriyadi
Korban saat menandatangani surat pernyataan damai. (Foto: Polsek Mojosari for jatimnow.com)
Korban saat menandatangani surat pernyataan damai. (Foto: Polsek Mojosari for jatimnow.com)

jatimnow.com - Kasus pembacokan di area pemakaman Dusun/Desa Jotangan, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto dilatarbelakangi korban buang air besar di makam.

Terduga pelaku yakni Djoko Basuki (50) asal Desa Bendulmerisi, Kecamatan Wonocolo, Kota Surabaya. Sementara korban Rohmad Eros Jarot (30) warga Desa Kebondalem, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto.

Kapolsek Mojosari, Kompol Heru Purwandi mengatakan, kedua orang tersebut akan terlibat perkelahian karena terpengaruh minuman keras.

"Saudara Rahmad Eros Djarot buang air kecil (kencing) di lokasi makam karena melihat hal tersebut saudara R Djoko Basuki mendatangi saudara Rahmad Eros untuk menegurnya," kata Heru, Senin (7/11/2022).

Baca juga:
13 Pelajar SMA di Surabaya Cium Kaki Orang Tua, Ada Apa?

Ia menambahkan, saat ditegur korban merasa tidak terima dan melakukan pemukulan kepada Djoko Basuki dan terjadilah perkelahian.

"Perkelahian itu mengakibatkan tangan korban mengalami luka. Kemudian warga yang mengetahui perkelahian itu melerai dan memanggil perangkat desa," ujarnya.

Baca juga:
Suami Bacok Istri di Mojokerto, Utang Rp50 Juta Jadi Pemicu

Kejadian itu akhirnya berujung damai setelah kedua orang tersebut dilakukan mediasi oleh perangkat desa di rumah salah satu warga.

"Kedua belah pihak saling menyadari dan menyelesaikan permasalahan tersebut secara kekeluargaan dengan membuat surat pernyataan diatas materai," pungkasnya.